Konten dari Pengguna

Mengenal Unsur Intrinsik Cerpen Lengkap dengan Unsur Ekstrinsiknya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Unsur intrinsik cerpen. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Unsur intrinsik cerpen. Sumber: pexels.com

Cerita pendek atau yang lebih sering disebut dengan cerpen menjadi salah satu materi dalam pelajaran bahasa Indonesia yang diajarkan oleh guru. Di dalamnya, terdapat sejumlah unsur intrinsik cerpen dan unsur ekstrinsik yang perlu dipahami siswa.

Dengan memahami unsur intrinsik dan ekstrinsik ini, maka siswa bisa lebih mudah memahami dan membedah teks cerpen dengan baik. Artinya, siswa bisa membedakan mana yang merupakan unsur intrinsik dan mana yang termasuk unsur ekstrinsik.

Unsur Intrinsik Cerpen dan Unsur Ekstrinsiknya

Unsur intrinsik cerpen. Sumber: pexels.com

Berikut ini adalah berbagai unsur intrinsik cerpen yang dikutip dari buku Fokus Menyelesaikan Soal-soal Ujian Nasional SMP 2009, Supadi, B. Hendro Yulianto, dan Sujito (hal 58).

  1. Tema, yakni ide atau gagasan yang melatarbelakangi sebuah cerita dan jarang ditulis secara eksplisit oleh pengarangnya. Contohnya seperti tema persahabatan, percintaan, sejarah, dan lainnya.

  2. Tokoh, yakni pelaku yang mengemban peristiwa dalam cerita dan bisa terdiri atas satu orang atau lebih yang masing-masing perannya memiliki fungsi penting agar cerita bisa terjalin utuh.

  3. Penokohan, yakni cara pengarang menggambarkan karakter setiap tokoh dalam cerita yang biasa digambarkan dengan teknik analitik maupun teknik dramatik.

  4. Alur, yakni urutan kejadian atau peristiwa yang membentuk sebuah cerita, di mana secara umum terbagi menjadi tiga jenis, yakni alur maju, mundur, dan campuran.

  5. Latar, yakni setting yang meliputi waktu, ruang atau tempat, dan suasana dalam cerita yang berfungsi untuk memperkuat situasi terhadap jalannya cerita.

  6. Sudut pandang, yakni posisi pengarang dalam menyampaikan cerita yang biasanya terdiri dari sudut pandang orang pertama, kedua, atau ketiga.

  7. Amanat, yakni pesan yang disampaikan oleh pengarang dan biasanya mengandung nasihat atau pesan moral yang bertujuan untuk direnungkan kembali oleh pembaca.

  8. Gaya bahasa, yakni bentuk pengarang dalam mengekspresikan pikiran atau idenya melalui bahasa tulis, baik dalam bentuk dialog, kalimat, atau kata-kata.

Sedangkan unsur ekstrinsik cerpen terbagi menjadi tiga antara lain sebagai berikut.

  1. Latar belakang masyarakat, yakni unsur yang mencakup kondisi sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat dalam cerpen yang biasanya berisi tentang kebiasaan atau adat istiadat.

  2. Latar belakang pengarang, yakni faktor yang terdiri dari pengarang yang memengaruhi atau mewarnai isi cerpen dan biasanya berisi riwayat hidup pengarang, keilmuan, kondisi psikologis, hingga aliran sastra yang dianut.

  3. Nilai dan norma yang berlaku, yakni unsur yang bertujuan agar cerpen yang ditulis tidak bertentangan dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat.

Baca Juga: 5 Jenis Cerpen Beserta Struktur Penyusunannya

Demikian ulasan tentang unsur intrinsik cerpen dan unsur ekstrinsiknya yang dapat dipahami. (Anne)