Mengenali Sistem Kerja OSIS di Sekolah sebagai Organisasi Penggerak Siswa

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Organisasi Siswa Intra Sekolah yang dikenal dengan OSIS merupakan sebuah organisasi resmi Kemendikbudristek di setiap sekolah. Meski organisasi resmi, nyatanya banyak siswa yang belum mengetahui sistem kerja OSIS di sekolah.
Keberadaan OSIS adalah untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam kegiatan positif. Lewat OSIS pula siswa dapat belajar berorganisasi serta mengembangkan bakat dan minat mereka.
Sistem Kerja OSIS di Sekolah
Dikutip dari buku Manajemen Layanan Khusus di Sekolah, Wildan Zulkarnain (2022: 105), OSIS adalah organisasi yang berada di tingkat sekolah setingkat SMP dan SMA. OSIS beranggotakan seluruh peserta didik satu sekolah, serta diurus dan dikelola peserta didik yang terpilih dengan bimbingan guru.
Kepengurusan OSIS terdiri dari dua badan utama, yakni pengurus OSIS dan Musyawarah Perwakilan Kelas (MPK). Pengurus OSIS meliputi ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, seksi-seksi yang terdiri atas kelompok kegiatan (KK). Sedangkan MPK bertindak sebagai DPR-nya OSIS yang terdiri atas wakil-wakil dari keseluruhan kelas yang ada di sekolah.
Selanjutnya, OSIS mendapat pembinaan dan bimbingan dari majelis pembimbing OSIS (MBO) yang terdiri atas para guru pembina seksi dan diketahui langsung oleh kepala sekolah.
Pembina OSIS terdiri atas kepala sekolah sebagai ketua, waka kesiswaan sebagai wakil ketua, dan setidaknya 5 guru sebagai anggota yang berganti setiap tahun.
Dalam OSIS setidaknya terdapat 2 orang dari setiap kelas. Tugas mereka adalah sebagai berikut:
Mewakili kelasnya dalam rapat perwakilan kelas;
Mengajukan usul kegiatan untuk dijadikan program kerja OSIS;
Mengajukan calon pengurus OSIS berdasarkan rapat kelas;
Memilih pengurus OSIS dari daftar calon yang telah disiapkan;
Menilai laporan pertanggungjawaban pengurus OSIS pada akhir tahun jabatannya; bersama-sama dengan pengurus menyusun anggaran rumah tangga.
Sedangkan pengurus OSIS memiliki beberapa kewajiban yang harus dijalankan, yaitu:
Menyusun dan melaksanakan program kerja sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga;
Selalu menjunjung tinggi nama baik, kehormatan, dan martabat sekolahnya;
Selalu berkonsultasi dengan pembina; dan
Menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada pembina OSIS dan tembusannya kepada perwakilan kelas pada akhir masa jabatan.
Baca Juga: Pengertian Sekbid Lengkap dengan Tugasnya dalam OSIS
Sistem kerja OSIS dapat mendorong berkembangnya kemampuan dan kreativitas siswa. Sehingga, siswa dapat berlatih bertanggung jawab dan juga mencegah munculnya pengaruh negatif, baik dari dalam atau luar sekolah.(MZM)
