Mengetahui Lima Cabang Iman dari Ranah Iqrarun Bil Lisan dalam Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebutkan lima cabang iman dari ranah iqrarun bil lisan! Sebagian siswa kelas 10 belum berhasil menjawab soal Pendidikan Agama Islam (PAI) ini dengan benar.
Siswa akan mempelajari pengertian iman dan contoh penerapannya dalam Islam. Berikutnya, siswa juga belajar mengenai iman kepada Allah Swt, malaikat, kitab-kitab Allah, dan hari akhir.
Sebutkan Lima Cabang Iman dari Ranah Iqrarun Bil Lisan! Ini Jawaban yang Benar
Iqrarun bil lisan adalah keyakinan yang diucapkan dengan lisan. Berdasarkan buku Filsafat Iman dan Filsafat Ilmu Manajemen, Mansur Chadi Mursid (2020:106), berikut adalah jawaban untuk soal sebutkan lima cabang iman dari ranah iqrarun bil lisan.
1. Mengucapkan Kalimat Syahadat dan Zikir
Ucapan Tidak Ada Tuhan Selain Allah dibaca dalam dua keadaan, yang pertama, yaitu dalam keadaan membaca Al Qur'an. Maka membacanya akan mendapatkan pahala, walaupun tidak tahu maknanya.
Keadaan kedua adalah berdzikir. Bila niat berdzikir, maka harus mengetahui maknanya, dan tidak akan mendapatkan pahala bila tidak mengetahui maknanya.
2. Mencari Ilmu yang Bermanfaat
Dalilnya adalah sebagai berikut.
"Tidakkah sepatutnya orang-orang mu'min semuanya pergi (ke medan perang). Mengapa tidak ada tiap golongan di antara mereka pergi sebagian, untuk memperdalam pengetahuan mereka yang akan memperingati dan mengajar kaumnya, apabila mereka telah kembali?"
"Mencari ilmu itu fardlu atas orang-orang Islam".
"Tanda-tanda rusaknya manusia apabila rusaknya ulama mereka?"
3. Mengagungkan Al Quran
Firmannya adalah sebagai berikut.
"Seutama-utama kalian adalah orang yang belajar Al Qur'an dan mengajarkannya".
4. Menjelaskan dan Menyebarkan Ilmu Syariat.
Perintahnya dalam Al Quran adalah berikut ini.
"Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para Nabi: "Sungguh, apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah,
kemudian datang kepadamu seorang Rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya".
Allah berfirman, "Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku? terhadap yang demikian itu?" Mereka menjawab, "Kami mengakui".
Allah berfirman, "Kalau begitu saksikanlah (hai para Nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu", "maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui".
5. Menjaga Lisan
Dalilnya adalah sebagai berikut.
"Kalian hendaklah berkata benar atau jujur, karena akan menuntun pada kebaikan dan keduanya di dalam surga, dan hindarilah berkata bohong karena akan menuntun pada keburukan dan keduanya di dalam neraka".
Baca juga: Pengertian Iman dan Tingkatannya dalam Agama
Sebutkan lima cabang iman dari ranah iqrarun bil lisan! Di antaranya adalah mengucap kalimat syahadat, belajar agama, membaca Al Quran, menyebarkan ilmu, dan berkata jujur.(DK)
