Mengetahui Teknik Menyambung dalam Pembuatan Kerajinan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan tentang teknik menyambung! Sebagian siswa kelas 10 belum berhasil menjawab soal ini dengan benar.
Teknik menyambung merupakan salah satu cara yang digunakan dalam proses pembuatan kerajinan. Teknik dipilih berdasarkan kekuatan dan keawetan produk yang diinginkan.
Jelaskan tentang Teknik Menyambung! Simak Ulasannya Berikut Ini
Selain teknik menyambung, terdapat teknik penganyaman, potongan, dan finishing. Diambil dari Buku Saku Prakarya (Kerajinan) untuk SMA Kelas X, Retno Murti Setyorini (2019:112), berikut adalah jawaban untuk soal jelaskan tentang teknik menyambung.
1. Teknik Menyambung
Pada proses perakitan teknik ini, bagian-bagian produk akan disambungkan. Sambungan merupakan bagian penting yang menentukan kekuatan konstruksi.
Teknik menyambung yang baik akan menghasilkan konstruksi yang kuat. Teknik menyambung menggunakan alat seperti pasak, lem, dan benang.
Beberapa jenis lem yang umum digunakan adalah lem kuning, lem putih, dan lem panas (glue gun). Pilih lem yang sesuai dengan kerajinan bahan keras yang akan direkatkan.
2. Teknik Penganyaman
Teknik anyaman digunakan untuk material lembaran seperti kertas, karton, daun kering, maupun yang membentuk silinder seperti potongan kemasan sachet.
3. Teknik Potongan
Material solid seperti kayu, bambu, batok kelapa, dan plastik tebal dapat dipotong menggunakan gergaji. Batok kelapa dan bambu dapat pula dibentuk dengan menggunakan golok dan pisau raut.
Material plastik tipis dan kertas dapat dipotong dengan penggunakan gunting atau pisau cutter. Cutter digunakan untuk pemotongan lurus, sedangkan gunting untuk memotong dengan arah yang melengkung.
Pada pembentukan material serat alami dan tekstil, pada umumnya menggunakan gunting. Pembentukan juga dapat dilakukan dengan bantuan mesin gerinda atau bor. Amplas digunakan untuk merapikan bekas potongan.
4. Teknik Finishing
Finishing dilakukan pada permukaan produk agar rapi, menarik, dan awet. Finishing produk dari limbah plastik hanya dengan merapikan bagian-bagian produk dari lem atau material yang tidak rapi.
Finishing berupa pelapisan permukaan, pada umumnya dilakukan pada material alami seperti kayu, serat eceng gondok, dan batang pisang.
Pelapis yang digunakan sebaiknya berbahan dasar air (water based), agar lebih aman untuk pekerja maupun pengguna produk. Pelapisan dapat menggunakan kuas atau teknik semprot.
Untuk hasil pelapisan yang rapi, sapuan kuas maupun semprotan jangan terlalu tebal. Lebih baik tipis dan berulang-ulang daripada lapisan yang langsung tebal.
Baca juga: Teknik Pembuatan Kerajinan yang Tidak Menggunakan Alat
Jelaskan tentang teknik menyambung! Teknik menyambung adalah cara menggabungkan dua atau lebih bagian benda, sehingga membentuk suatu karya produk kerajinan.(DK)
