Menilik Apa Itu Maqom dalam Tasawuf menurut Pandangan Agama Islam

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ilmu tasawuf, ada banyak istilah yang wajib dipahami dengan baik oleh umat muslim. Salah satunya adalah istilah maqom. Lantas, sebenarnya apa itu maqom?
Bagi umat muslim yang belum atau baru mempelajari ilmu tasawuf, mungkin saja merasa asing dengan istilah tersebut. Apalagi istilah ini juga termasuk jarang digunakan dan dibahas dalam kehidupan hari-hari.
Apa Itu Maqom dalam Pandangan Islam?
Jadi, apa itu maqom? Mengutip dari buku Terjemah Kitb Hikam dan Penjelasannya, Bahrudin Fuad (hal 238), pengertian maqom adalah tingkatan atau tahapan yang harus dicapai oleh seorang sufi dalam perjalanan spiritualnya menuju Allah Swt.
Dalam bahasa Arab, kata maqom atau maqam memiliki arti tempat berdiri atau kedudukan. Sementara dalam konteks tasawuf, maqom berarti tingkatan spiritual yang dicapai melalui usaha, latihan, dan mujahadah atau perjuangan diri.
Beberapa ciri maqom yang penting untuk diketahui umat muslim adalah sebagai berikut.
Maqom bersifat stastis, yakni seseorang harus melewati maqom tertentu secara utuh sebelum naik ke maqom berikutnya.
Maqom bisa dicapai melalui usaha pribadi (kasab). Jadi, bukan semata-mata bersumber dari karunia.
Setiap maqom umumnya melibatkan latihan jiwa, seperti memperbanyak ibadah, pengendalian hawa nafus, dan introspeksi.
Dari ciri di atas, bisa diketahui bahwa maqom berbeda dengan "hal" yang merupakan keadaan spiritual yang datang langsung dari Allah Swt sebagai karunia dan sifatnya bisa sementara serta tidak diperoleh dengan usaha.
Adapun beberapa contoh maqom dalam tasawuf menurut pandangan Islam adalah sebagai berikut.
Tobat (tawbah), yakni tahap awal atau penyesalan mendalam atas dosa dan tekad memperbaiki diri.
Wara', yakni menjauhi hal-hal syubhat (meragukan) dan tidak jelas halal-haramnya.
Zuhur, yakni tidak terpaut pada dunia dan memilih hidup sederhana demi mendekatkan diri pada Allah Swt.
Tawakkal, yakni menyerahkan segala urusan kepada Allah Swt setelah berikhtiar.
Ridha, yakni menerima dengan lapang dada semua ketentuan Allah Swt.
Mahabbah, yakni mencintai Allah Swt dengan tulus lebih dari apapun.
Ma'rifah, yakni pengenalan yang mendalam dan hakiki terhadap Allah Swt.
Baca Juga: Penjelasan Tasawuf Berasal dari Kata Shafa yang Berarti Bersih
Itu dia penjelasan mengenai apa itu maqom dalam ilmu tasawuf yang dapat dipahami oleh umat muslim. (Anne)
