Konten dari Pengguna

Menilik Apa yang Dimaksud dengan Standar Emisi Euro

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa yang dimaksud dengan standar emisi. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Apa yang dimaksud dengan standar emisi. Sumber: pexels.com

Banyaknya jumlah kendaraan yang beroperasi setiap harinya, tentu turut serta menyumbang polusi. Oleh karena itu, pemerintah dunia maupun Indonesia telah menetapkan sejumlah peraturan untuk meminimalkan risiko polusi tersebut melalui adanya standar emisi. Lantas, apa yang dimaksud dengan standar emisi Euro?

Jadi, selain standar emisi nasional yang diterapkan di Indonesia, ada juga standar emisi Euro yang terbagi ke dalam kategori. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui standar emisi tersebut demi menjaga kondisi udara agar tetap aman untuk dihirup makhluk hidup.

Apa yang Dimaksud dengan Standar Emisi Euro?

Apa yang dimaksud dengan standar emisi. Sumber; pexels.com

Mengutip dari buku Ecology, Economy, Equity: Sebuah Upaya Penyeimbangan Ekologi dan Ekonomi, Rita Parmawati (2018:121), pengertian standar emisi secara umum adalah jumlah keluaran polutan maksimal yang diizinkan ke lingkungan. Namun, secara ekstrem, standar emisi merupakan larangan penggunaan atau pelepasan zat beracun ke lingkungan.

Jadi, sebenarnya apa yang dimaksud dengan standar emisi Euro? Standar emisi Euro adalah peraturan yang dikeluarkan oleh Uni Eropa yang mewajibkan penggunaan katalis untuk mobil berbahan bakar bensin yang kemudian disebut dengan standar Euro 1.

Sejak saat itu, Uni Eropa menetapkan enam set standar dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas udara. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

1. Euro 1

  • Konverter katalis dan bensin tanpa timbal untuk mobil mulai diperkenalkan.

  • Batas emisi Euro-1 (bensin) CO: 2,72 g/km HC + NOx: 0,97 g/km.

  • Batas emisi Euro-1 (diesel) CO: 2,72 g/km HC + NOx: 0,97 g/km PM: 0,14 g/km.

2. Euro 2

  • Memperkenalkan batas emisi yang berbeda untuk mesin bensin dan diesel pada keempat parameter emisi.

  • Batas emisi Euro-2 (bensin) CO: 2,20 g/km HC + NOx: 0,50 g/km.

  • Batas emisi Euro-2 (diesel) CO: 1,00 g / km HC + NOx: 0,70 g/km PM: 0,08 g/km.

3. Euro 3

  • Memperkenalkan batas terpisah untuk emisi hidrokarbon dan nitrogen oksida untuk mesin bensin dan mesin diesel.

  • Batas emisi Euro-3 (bensin) CO: 2,30 g/km HC: 0,20 g/km NOx: 0,15 g/km.

  • Batas emisi Euro-3 (diesel) CO: 0,64 g/km HC: 0,56 g/km NOx: 0,50 g/km PM: 0,05 g/km.

4. Euro-4

  • Pengurangan signifikan ambang batas untuk partikulat dan nitrogen oksida dalam mesin diesel. Beberapa mobil bermesin diesel baru memperoleh filter partikel diesel (DPF) yang bisa menangkap hingga 99% partikulat.

  • Batas emisi Euro-4 (bensin) CO: 1,00 g/km HC: 0,10 g/km NOx: 0,08 g/km.

  • Batas emisi Euro-4 (diesel) CO: 0,50 g/km HC + NOx: 0,30 g/km NOx: 0,25 g/km PM: 0,025 g/km.

5. Euro-5

  • Mengenalkan diesel particulate filters (DPFs) untuk semua mobil diesel. Batas partikulat juga diperkenalkan untuk mesin bensin direct injection.

  • Batas emisi Euro-5 (bensin) CO: 1,00 g/km HC: 0,10 g/km NOx: 0,06 g/km PM: 0,005 g/km.

  • Batas emisi Euro-5 (diesel) CO: 0,50g/km HC + NOx: 0,23 g/km NOx: 0,18 g/km PM: 0,005 g/km PM: 6,0x10 ^ 11 /km.

6. Euro-6

  • Penurunan hingga 67% tingkat nitrogen oksida yang diizinkan pada bahan bakar diesel dan pengenalan batas jumlah partikel untuk bensin.

  • Batas emisi Euro-6 (bensin) CO: 1,00 g/km HC: 0,10 g/km NOx: 0,06 g/km PM: 0,005 g/km PM: 6,0x10 ^ 11 / km.

  • Batas emisi Euro-6 (diesel) CO: 0,50 g/km HC + NOx: 0,17 g/km NOx: 0,08 g/km PM: 0,005 g/km PM: 6,0x10 ^ 11 / km.

Baca Juga: Pengertian Pencemaran Udara dan Cara Pencegahannya

Semoga penjelasan tentang apa yang dimaksud dengan standar emisi Euro tersebut dapat bermanfaat. (Anne)