Konten dari Pengguna

Menilik Bagaimana Pandangan Soepomo tentang Pentingnya Konstitusi bagi Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana pandangan soepomo tentang pentingnya konstitusi. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana pandangan soepomo tentang pentingnya konstitusi. Sumber: pexels.com

Sebagai negara hukum, tentu tidak heran jika Indonesia memiliki konstitusi dengan fungsi dan tujuan yang beragam. Gagasan konstitusi sendiri sudah ada sejak sebelum kemerdekaan dan dilakukan oleh tokoh penting, seperti Soepomo. Lantas, bagaimana pandangan Soepomo tentang pentingnya konstitusi?

Seperti yang diketahui bahwa aturan yang tertera dalam konstitusi bersifat mengikat. Tujuannya adalah untuk mengatur kehidupan warga negara agar sesuai dengan nilai dan norma yang dianut oleh suatu bangsa.

Bagaimana Pandangan Soepomo tentang Pentingnya Konstitusi di Indonesia?

Ilustrasi bagaimana pandangan soepomo tentang pentingnya konstitusi. Sumber: pexels.com

Konstitusi atau Undang-Undang Dasar merupakan sistem ketatanegaraan suatu bangsa yang berupa kumpulan peraturan untuk membentuk dan mengatur ataupun memerintah suatu negara. Oleh karena itulah, konstitusi menjadi bagian penting yang wajib dimiliki negara.

Hal ini karena di dalam konstitusi menjadi hukum dasar tertinggi yang memuat hal-hal tentang penyelenggaraan negara. Di Indonesia, konstitusi negara yang digunakan adalah Undang-Undang 1945.

Jadi, bagaimana pandangan Soepomo tentang pentingnya konstitusi? Mengutip dari buku Pembubaran Ormas: Sejarah dan Politik-Hukum di Indonesia (1945-2018), Al Araf (2022:281), pandangan Soepomo terhadap pentingnya konstitusi adalah memandang konstitusi sebagai komponen penting dalam sebuah negara.

Oleh karena itu, penting untuk memahami proses penyusunan Undang-Undang Dasar agar semua pembicaraan yang berkaitan dengan Undang-Undang Dasar 1945 bisa menjadi bahan material, historis, dan interpretasi untuk menerangkan makna dan maksud dari Undang-Undang Dasar itu sendiri.

Sebagai ketua Penitia Kecil yang merancang Undang-Undang Dasar, Soepomo juga diberi kesempatan untuk menjelaskan Undang-Undang Dasar kepada Ir. Soekarno dengan teks sebagai berikut.

Paduka Tuan Ketua! Undang-Undang Dasar Negara mana pun tidak dapat dimengerti sungguh-sungguh maksudnya Undang-Undang Dasar dari suatu negara, kita harus mempelajari juga bagaimana terjadinya teks itu. Harus diketahui keterangan-keterangannya dan juga harus diketahui dalam suasana apa teks itu dibikin."

Dengan demikian kita dapat mengerti apa maksudnya. Undang-undang yang kita pelajari, aliran pikiran apa yang menjadi dasar undang-undang itu. Oleh karena itu, segala pembicaraan dalam sidang ini yang mengenai rancangan-rancangan Undang-Undang Dasar ini sangat penting karena segala pembicaraan di sini menjadi bahan, menjadi bahan yang historis, bahan interpretasi untuk menjelaskan apa maksudnya Undang-Undang Dasar ini."

Baca Juga: Fungsi Konstitusi sebagai Hukum Dasar Suatu Negara

Demikian penjelasan tentang bagaimana pandangan Soepomo tentang pentingnya konstitusi bagi Indonesia. Semoga bermanfaat. (Anne)