Konten dari Pengguna

Menilik Sejarah serta Fungsi Batik Besurek dari Bengkulu

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Batik Besurek adalah. Sumber: Pexels/Tamanna Rumee
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Batik Besurek adalah. Sumber: Pexels/Tamanna Rumee

Batik besurek adalah nama kain batik dari Bengkulu. Layaknya kain batik dari daerah lain di Indonesia, batik besurek dari Bengkulu pun mempunyai motif yang menjadi ciri khas.

Motif yang menjadi ciri khas batik tersebut adalah motif kaligrafi yang warnanya cenderung gelap. Namun, di masa kini, batik besurek telah memiliki motif lain yang berupa bunga bangkai, burung kuau, serta melati. Pemilihan warnanya pun menjadi lebih cerah.

Sejarah Batik Besurek dari Bengkulu

Ilustrasi Batik Besurek adalah. Sumber: Pexels/cottonbro studio

Setiap orang yang baru pertama kali mendengar istilah batik besurek tentu bertanya-tanya tentang asal-usul serta motif batik tersebut. Fakta membuktikan bahwa batik besurek adalah salah satu jenis kain batik Indonesia, tepatnya batik dari Bengkulu.

Dikutip dari buku Jilid III Perjuangan Batik Tulis Indonesia yang Ingin Terus Diakui, Pusat Data dan Analisa tempo (2019: 54), batik besurek disebut-sebut sudah ada sejak abad ke-16, yakni bersamaan dengan masuknya Islam ke Bengkulu.

Sebenarnya, sebelum Islam masuk, Bengkulu sudah mempunyai kain tenun yang bernama tenun delamak. Tenun delamak mempunyai motif berupa pucuk rebung, perahu, garis pantai, siku keluang, serta manusia.

Ketika Islam masuk ke Bengkulu, tenun delamat mendapat sentuhan batik besurek. Ciri khas dari motif batik besurek, yaitu motif tulisan kaligrafi.

Semula, batik besurek hanya memiliki warna gelap. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, batik besurek memiliki motif beragam serta warna yang lebih cerah.

Mengutip dari buku yang sama, Pusat Data dan Analisa tempo (2019: 55), kini besurek mempunyai motif lain yang khas Bengkulu, seperti bunga bangkai, melati, serta burung kuau. Warnanya pun sudah beragam, yakni ada merah muda, kuning, hijau, dan biru.

Fungsi Kain Besurek

Ilustrasi Batik Besurek adalah. Sumber: Pexels/Tom Fisk

Setiap kain khas Indonesia umumnya mempunyai fungsi tersendiri. Hal itu berlaku juga dengan kain besurek dari Bengkulu. Dikutip dari laman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, dikbud.bengkuluprov.go.id, berikut adalah fungsi kain besurek.

  • Perlengkapan upacara adat (daur hidup), seperti upacara kelahiran, perkawinan, kematian, dan upacara adat lain.

  • Penutup kepala (destar) bagi pendamping pengantin laki-laki saat pelaksanaan akad nikah.

  • Penutup kepala bagi pemuka adat dalam acara Mufakat Rajo Penghulu (rapat panitia persiapan upacara pernikahan).

  • Selendang kain bagi pengantin perempuan saat acara bedabung (mengikir gigi), mandi, serta ziarah kubur sebelum menikah.

Baca juga: Fakta dan Asal Usul Hari Batik Nasional 2 Oktober

Jadi, batik besurek adalah kain batik dari Bengkulu yang memiliki motif khas berupa kaligrafi. Selain itu, dapat dipahami pula bahwa kain besurek memiliki banyak fungsi bagi masyarakat Bengkulu terutama untuk keperluan upacara adat. (AA)