Konten dari Pengguna

Menjelaskan Struktur Penduduk Piramida Stasioner dan Cirinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi  Menjelaskan Struktur Penduduk Piramida Stasioner. Sumber: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Menjelaskan Struktur Penduduk Piramida Stasioner. Sumber: Pexels/Pixabay

Piramida penduduk adalah cara untuk menggambarkan komposisi penduduk berdasarkan usia serta jenis kelamin. Salah satu jenisnya adalah piramida stasioner. Untuk memahaminya, maka harus bisa menjelaskan struktur penduduk piramida stasioner.

Piramida stasioner memiliki struktur yang berbeda dengan jenis lainnya. Selain itu, ciri dan faktor pembentukannya juga memiliki perbedaan dengan piramida ekspansif dan konstruktif.

Menjelaskan Struktur Penduduk Piramida Stasioner dan Faktor Pembentukannya

Ilustrasi Menjelaskan Struktur Penduduk Piramida Stasioner. Sumber: Pexels/Justinas Ribakauskas

Piramida penduduk adalah diagram batang horizontal yang digunakan untuk menggambarkan penyebaran penduduk berdasarkan usia dan jenis kelaminnya. Disebut sebagai piramida penduduk karena diagram tersebut memiliki bentuk seperti piramida Mesir.

Terdapat tiga jenis piramida penduduk. Ketiga jenis piramida tersebut adalah stasioner, ekspansif, dan konstruktif.

Dikutip dari buku Evaluasi Pengelolaan Sumber Daya dan Optimalisasi Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis di Era Transisi Digital, Cahyadi (2024:418), piramida stasioner adalah piramida yang menunjukkan tingkat atau jumlah kelahiran hampir sama atau seimbang dengan jumlah kematian. Inilah yang menjadi faktor pembentuknya.

Untuk lebih memahami materi tersebut, maka juga harus mampu menjelaskan struktur penduduk piramida stasioner. Struktur piramida ini memiliki bentuk menyerupai granat.

Oleh karena itu disebut juga sebagai piramida granat yang bagian atas mengerucut. Sementara bagian bawah juga sedikit megerucut. Sedangkan di bagian tengah terlihat melebar.

Melalui piramida stasioner, dapat diketahui bahwa angka kelahiran dan kematian seimbang. Negara-negara yang memiliki piramida stasioner antara lain Jerman, Inggris, Prancis, Amerika Serikat.

Ciri Piramida Stasioner

Ilustrasi Menjelaskan Struktur Penduduk Piramida Stasioner. Sumber: Pexels/Wizurai Mahatma

Piramida stasioner dapat dibedakan dari ciri-cirinya. Adapun ciri-ciri piramida stasioner sebagai berikut.

1. Jumlah Penduduk Seimbang Antarkelompok Usia

Ciri utama piramida stasioner adalah jumlah penduduk antarkelompok usia seimbang. Hal ini menunjukkan adanya stabilitas salam struktur usia.

2. Pertumbuhan Penduduk Lambat

Pertumbuhan penduduk stasioner cenderung lambat. Bahkan, dapat mendekati nol.

3. Ditemukan di Negara Maju

Ciri lainnya adalah piramida ini umumnya ditemukan di negara-negara maju. Sebab, egara maju memiliki tingkat ekonomi, kesehatan, pendidikan.

Baca juga: Macam-Macam Piramida Penduduk beserta Ciri Khasnya

Menjelaskan struktur penduduk piramida stasioner dapat membantu dalam memahami materi piramida penduduk. Semoga penjelasan tadi bermanfaat. (FAR)