Konten dari Pengguna

Menurut Coulomb Gaya Listrik Statis Akan Melemah Jika Diapakan? ini Jawabannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menurut Coulomb gaya listrik statis akan melemah jika  muatan diperkecil atau jarak muatan diperbesar, sumber foto Anthony Indraus on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menurut Coulomb gaya listrik statis akan melemah jika muatan diperkecil atau jarak muatan diperbesar, sumber foto Anthony Indraus on Unsplash

Gaya listrik statis merupakan salah satu materi yang akan kalian pelajari dalam mata kuliah Fisika. Teori mengenai listrik statis sendiri dikembangkan oleh Charles Augustin de Coulomb pada era tahun 1980-an. Menurut Coulomb gaya listrik statis akan melemah jika muatan diperkecil atau jarak muatan diperbesar, berikut penjelasannya lengkap.

Baca juga: Contoh Soal Gaya Lorentz dan Pembahasannya

Pengertian Gaya Coulomb

Ilustrasi menurut Coulomb gaya listrik statis akan melemah jika muatan diperkecil atau jarak muatan diperbesar, sumber foto israel palacio on Unsplash

Mari mulai pembahasannya dengan melihat lebih dulu pengertian dari gaya Coulomb. Dikutip dari buku Fisika 3 SMP Kelas IX karya Mundilarto dan Edi Istiyono, (Yudhistira Ghalia Indonesia) dijelaskan bahwa bunyi hukum Coulomb adalah sebagai berikut:

Besarnya gaya yang ditimbulkan dua benda bermuatan sebanding dengan kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua muatan tersebut.

Hukum Coulomb sendiri menjelaskan mengenai hubungan yang ada dalam muatan listrik. Di mana dalam muatan listrik sendiri ada dua jenis yaitu listrik dengan muatan positif dan muatan negatif.

Dari bunyi hukum Coulomb maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dua muatan listrik dengan jarak tertentu saling berinteraksi dan melakukan gaya Tarik menarik atau tolak menolak. Salah satu faktor yang menjadi pengaruh dari besarnya gaya hukum coulomb sendiri adalah besar dari muatan listrik benda tersebut.

Gaya tarik menarik akan terjadi apabila muatan listrik yang berlainan (+-) bertemu, sedangkan gaya tolak menolak akan muncul ketika muatan listrik sejenis (++/–) saling bertemu.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut sebenarnya bisa mengacu pada persamaan gaya Coulomb. Persamaan matematikanya adalah sebagai berikut:

F = k x q1 q2 / r2

Keterangan:

  • F : Gaya Coulomb (N)

  • K : Konstanta Coulomb ( 9×109 Nm2/C2)

  • q1 : Besar muatan benda 1 (C)

  • q2 : Besar muatan benda 2 (C)

  • r : Jarak antar muatan (m)

Besar satuan Coulomb (C)

  • 1 micro coulomb (µC) = 1×10-6 C

  • 1 nano coulomb (nC) = 1×10-9 C

  • 1 coulomb = 1 coulomb

Berdasarkan persamaan dan hubungan antara gaya dan muatan adalah sebanding, dan hubungan antara gaya dan jarak muatan adalah berbanding terbalik. Sehingga, gaya listrik statis akan melemah jika muatan diperkecil atau jarak muatan diperbesar. (WWN)