Konten dari Pengguna

Meteorit: Nama Meteor yang Jatuh Sampai ke Permukaan Bumi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Meteor yang Jatuh Sampai ke Permukaan Bumi Disebut. Sumber: Unsplash/Austin Human
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Meteor yang Jatuh Sampai ke Permukaan Bumi Disebut. Sumber: Unsplash/Austin Human

Ada banyak benda langit yang dapat dilihat dengan mata telanjang. Salah satunya adalah meteor. Sementara meteor yang jatuh sampai ke permukaan Bumi disebut sebagai meteorit.

Terdapat banyak sekali meteorit yang jatuh ke atmosfer. Namun tidak semua meteorit dapat mencapai permukaan Bumi. Hal itu karena banyak meteorit yang habis terbakar di lapisan atmosfer.

Meteor yang Jatuh Sampai ke Permukaan Bumi

Ilustrasi Meteor yang Jatuh Sampai ke Permukaan Bumi Disebut. Sumber: Unsplash/Clarisse Meyer

Di luar angkasa ada banyak benda langit yang beterbangan. Contohnya adalah meteor. Meteor merupakan benda yang berasal dari serpihan benda-benda langit lainnya seperti asteroid, ekor komet, dan lain sebagainya.

Meteor dapat masuk ke atmosfer bumi karena tertarik gaya gravitasi. Saat memasuki Bumi, kecepatan meteor adalah 11-72 km/detik. Meteor yang masuk ke bumi dapat terbakar habis. Namun juga dapat menyisakan serpihan-serpihan.

Meteor yang jatuh sampai ke permukaan Bumi disebut sebagai meteorit. Dikutip dari buku Ensiklopedia Mini: Alam Semesta, Somadinata (2021), meteorit adalah batu meteorid yang ‘berhasil’ jatuh mencapai permukaan planet Bumi.

Jenis-Jenis Meteorit

Ilustrasi Meteor yang Jatuh Sampai ke Permukaan Bumi Disebut. Sumber: Unsplash/Stanislao D Ambrosio

Meteorit memiliki jenis-jenis yang dapat dibedakan berdasarkan komposisi dan juga asal-usulnya. Apa saja jenis-jenis dari meteorit tersebut? Inilah ulasannya.

1. Berdasarkan Komposisinya

Jika dilihat dari komposisinya, meteorit dapat dibagi menjadi menjadi tiga, antara lain.

  • Meteorit Stony

    Meteorit stony memiliki jumlah yang sangat banyak di luar angkasa. Dari jumlah seluruh meteorit, 93%-nya adalah meteorit batuan.

    Meteorit ini terbagi lagi menjadi dua yaitu chondrite dan achondrites. Perbedaan antara keduanya terdapat pada susuan fisik dan unsur kimianya.

  • Meteorit Besi

    Seperti namanya, meteroit ini bahan penyusun utamanya adalah besi. Persentase temuannya adalah 4,8% dari seluruh meteorit yang ditemukan di dunia.

  • Meteorit Campuran Besi dan Stony

    Meteorit ini merupakan campuran antara besi dan batuan. meteorit ini termasuk langka. Hal itu karena persentase temuannya hanya 1,2% dari seluruh meteorit yang ditemukan.

2. Berdasarkan Asal-Usulnya

Sementara jika dilihat dari asal-usulnya, maka meteorit terbagi menjadi tiga, yakni.

  • Meteorit Asteroidal

    Meteorit asteroidal adalah jenis meteor yang berasal dari pecahan asteroid atau planet yang hancur.

  • Meteorit Kekometan

    Seperti namanya, meteorit ini berasal dari pecahan komet. Maka dari itu kandungannya memiliki bahan penyusun komet seperti gas dan lain sebagainya.

  • Meteorit Parabolis

    Meteorit parabolis ini berasal dari pecahan benda di luar angkasa yang belum diketahui asalnya.

Baca juga: Mengenal Asteroid, Benda Langit Berupa Gumpalan Batu Menyerupai Planet

Meteor yang jatuh sampai ke permukaan Bumi disebut dengan meteorit. Semoga penjelasan tadi dapat menambah wawasan seputar benda-benda langit ya! (FAR)