Konten dari Pengguna

Min Haitsu Laa Yahtasib Tulisan Arab dan Artinya dalam Ayat Seribu Dinar

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Min Haitsu Laa Yahtasib Tulisan Arab. Sumber Unsplash/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Min Haitsu Laa Yahtasib Tulisan Arab. Sumber Unsplash/

Min haitsu laa yahtasib tulisan Arab merupakan bagian dari bacaan ayat seribu dinar. Bacaan ini termasuk dalam ayat-ayat pembuka pintu rezeki.

Ayat seribu dinar adalah amalan yang dapat mendatangkan rezeki tak terduga. Keutamaan ayat ini yaitu dapat membawa kekayaan bagi umat Islam yang rutin mengamalkannya.

Min Haitsu Laa Yahtasib Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahannya

Ilustrasi Min Haitsu Laa Yahtasib Tulisan Arab. Sumber Unsplash/Masjid MABA

Ayat seribu dinar merupakan penggalan dari surat Al-Qur'an At-Thalaq ayat 2 dan 3. Min haitsu laa yahtasib tulisan Arab, latin, dan artinya adalah sebagai berikut.

وَمَنْ يَتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ،وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

Waman yattaqillaaha yaj'al lahuu makhrahaa wa yarzuqhu min haitsu laa yahtasib. Waman yatawakkal 'alallaahi fahuwa hasbuhuu, innallaaha baalighu amrihii qad ja'alallaahu likulli syaiin qadraa.

Artinya: "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." (QS At-Talaq: 2-3).

Sejarah Ayat Seribu Dinar dalam Islam

Ilustrasi Min Haitsu Laa Yahtasib Tulisan Arab. Sumber Unsplash/Ed Us

Terdapat kisah menarik di balik penamaan ayat seribu dinar. Dikutip dari buku Shalat Dhuha Untuk Wanita, Zakiyah Ahmad (2018:154), sejarahnya dimulai dari seorang pedagang yang bermimpi didatangi Nabi Khidir as.

Dalam mimpinya, beliau menyuruh si pedagang agar mengeluarkan sedekah sebesar seribu dinar emas kepada fakir miskin. Setelah sedekah ini ditunaikan, Nabi Khidir kembali datang lewat mimpi untuk mengajarkan ayat-ayat suci kepada pedagang tadi, agar diamalkan setiap hari, supaya ia selamat dari malapetaka.

Setelah mengamalkan sekian lama, ternyata terbukti. Suatu ketika sang pedagang pergi berlayar ke tanah seberang sambil membawa harta kekayaannya.

Di tengah laut, kapal yang ditumpanginya hancur diterjang badai, dan dialah satu-satunya orang yang selamat. la terdampar di daratan seberang bersama seluruh harta yang dibawanya.

Bahkan ada kisah yang menceritakan, di kemudian hari pedagang tadi menjadi raja di tempat dimana ia terdampar. Dari kisah inilah muncul nama ayat seribu dinar yang dikenal hingga sekarang.

Baca juga: Apa Saja Keistimewaan Ayat Seribu Dinar?

Demikian bacaan min haitsu laa yahtasib tulisan Arab, latin, dan artinya. Bacaan ini bagian dari ayat seribu dinar, dan merupakan ayat kedua dan ketiga dari surat At-Thalaaq. (DK)