Modul Ajar P5 Gaya Hidup Berkelanjutan Fase D

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Modul Ajar P5 Gaya Hidup Berkelanjutan adalah salah satu modul proyek untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila. Pada modul ajar mengenai gaya hidup berkelanjutan siswa diajak untuk merancang proyek yang berkaitan dengan menjaga lingkungan.
Salah satu contohnya adalah pengelolaan sampah plastik. Proyek ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran pada siswa mengenai dampak buruk sampah dan bagaimana cara mengatasinya.
Contoh Modul Ajar P5 Gaya Hidup Berkelanjutan
Menurut situs pusatinformasi.kolaborasi.kemdikbud.go.id, Modul P5 atau Proyek Penguatan Profil Pancasila adalah upaya untuk mendorong tercapainya profil pelajar Pancasila melalui pembelajaran berbasis proyek.
Salah satu tema Modul Ajar P5 adalah "Sampahku, Tanggung Jawabku". Dalam tema ini siswa belajar mengenai cara menjaga lingkungan melalui pengelolaan sampah.
Berikut ini contoh Modul Ajar P5 Gaya Hidup Berkelanjutan tentang pengelolaan sampah menurut Modul proyek P5 SMPN 2 Tangerang Selatan:
1. Latar Belakang
Bahan mikropartikel pada sampah palstik akan mengganggu tanah sehingga membahayakan ekosistem dan dapat tercampur pada bahan makanan.
Sampah yang dibuang sembarangan akan menyumbat saluran air sehingga menyebabkan banjir.
Penumpukan sampah dapat menimbulkan penyakit dan mengganggu keindahan.
2. Tujuan
Memupuk kesadaran siswa mengenai bahaya sampah dan membangun kesadaran mengenai pentingnya mengelola sampah untuk menjaga lingkungan.
3. Alur Proyek
Pengenalan
Siswa mencari informasi mengenai bahaya sampah lewat berbagai referensi. Siswa mewawancarai anggota komunitas sekolah mengenai masalah sampah. Siswa lalu mencari tahu konsep daur ulang sampah.
Aksi
Siswa dan guru berdiskusi mengenai pelaksanaan aksi pengelolaan sampah yang tepat di sekolah.
Evaluasi
Siswa dan guru melakukan evaluasi, review, dan refleksi terkait aksi yang telah dijalankan.
4. Tahapan Proyek
Orientasi
Memberikan pemahaman tentang sampah, jenis-jenis, dan dampak yang ditimbulkan pada lingkungan sekitar.
Kontekstualisasi
Siswa melakukan pengamatan terhadap lingkungan sekitar mengenai permasalahan sampah.
Aksi
Siswa mengelola sampah menjadi karya inovatif dengan cara daur ulang sehingga sampah menjadi barang baru yang memiliki nilai ekonomi.
Refleksi dan Tindak Lanjut
Siswa mengevaluasi mana yang sudah baik dan mana yang perlu diperbaiki dalam proyek.
Baca juga: Modul Ajar Matematika Fase A Kelas 1 Kurikulum Merdeka
Itulah contoh Modul Ajar P5 gaya hidup berkelanjutan fase D tentang pengelolaan sampah plastik. Semoga dapat menjadi referensi untuk penyusunan modul P5.(IND)
