Konten dari Pengguna

Modul Pembelajaran Sosial Emosional PPG, Tenaga Pengajar Perlu Tahu

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Modul Pembelajaran Sosial Emosional PPG. Sumber: Unsplash/lilartsy
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Modul Pembelajaran Sosial Emosional PPG. Sumber: Unsplash/lilartsy

Modul Pembelajaran Sosial Emosional PPG (Pendidikan Profesi Guru) memuat materi penting. Modul tersebut menjelaskan tentang kerangka pembelajaran sosial emosional CASEL serta pembelajaran yang berdasarkan pada pengalaman.

Guru atau calon guru yang menjadi peserta PPG memperoleh materi tersebut agar mempunyai pengetahuan serta keterampilan untuk membangun kemampuan sosial emosional. Pengetahuan dan keterampilan nantinya dapat bermanfaat juga bagi peserta didik.

Gambaran tentang Modul Pembelajaran Sosial Emosional PPG

Ilustrasi Modul Pembelajaran Sosial Emosional PPG. Sumber: Unsplash/Priscilla Du Preez 🇨🇦

Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan program pendidikan lanjutan bagi tenaga pengajar, baik guru maupun calon guru di Indonesia. Program tersebut memuat banyak jenis modul yang memiliki fungsi untuk membekali pengetahuan dan keterampilan.

Contoh modul yang terdapat dalam PPG adalah Modul Pembelajaran Sosial Emosional. Modul Pembelajaran Sosial Emosional PPG memuat berbagai macam topik yang menambah wawasan seputar pembelajaran sosial serta emosional, misalnya CASEL.

Dikutip dari buku Guru Penggerak, Kusumah dan Tuti (2021: 107), kerangka CASEL (Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning) terdiri dari:

  • Kesadaran diri (pengenalan emosi);

  • Pengelolaan diri (pengelolaan diri dan fokus);

  • Kesadaran sosial (empati);

  • Kemampuan berinteraksi sosial (resiliensi); dan

  • Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.

Keberadaan pembahasan tentang kerangka CASEL membantu guru serta calon guru untuk menciptakan suasana belajar yang penuh empati. Selain itu, kerangka tersebut juga membantu guru menerapkan pembelajaran yang berbasis pada pengalaman.

Pembelajaran Sosial Emosional dapat Berdampak pada Peserta Didik

Ilustrasi Modul Pembelajaran Sosial Emosional PPG. Sumber: Unsplash/Joel Muniz

Pembelajaran sosial dan emosional tidak hanya membawa manfaat bagi guru atau calon guru sebagai peserta PPG. Pembelajaran tersebut juga dapat memberi dampak positif terhadap peserta didik. Beberapa contoh, yaitu:

  • Dikutip dari laman guru.kemdikbud.go.id, Setiawan mendeskripsikan bahwa pembelajaran sosial emosional untuk menciptakan peserta didik yang memiliki tanggung jawab terhadap semua hal yang telah dilakukan.

  • Guru dapat memahami kondisi sosial dan emosional peserta didik sehingga peserta didik dapat memperoleh pembelajaran dan pengarahan yang tepat.

  • Meminimalkan potensi perilaku negatif dari peserta didik karena guru dapat membentuk lingkungan kelas yang suportif serta saling memahami antara satu sama lain.

  • Peserta didik dapat menjadi lebih nyaman untuk berinteraksi dengan guru serta mengembangkan prestasi akademisnya.

Baca juga: Jurnal PPG Modul 1 Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Referensi Guru

Berdasarkan gambaran serta contoh dampak positif Modul Pembelajaran Sosial Emosional PPG, jelas bahwa modul tersebut menjadi pengetahuan penting bagi guru. Pembelajaran tersebut umumnya akan didapatkan oleh setiap peserta PPG. (AA)