Muhasabah Artinya Mengevaluasi Diri, Bagaimana Caranya?

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Muhasabah artinya mengevaluasi diri atau berusaha memperbaiki diri lewat lewat banyak hal. Misalnya saja dengan memperbaiki cara kita dalam berbicara ataupun dalam berperilaku. Sebagai seorang muslim, kita sangatlah dianjurkan untuk selalu bermuhasabah atau mengevaluasi diri.
Dalam ajaran agama islam sendiri, seseorang yang mampu bermuhasabah atau mau menginstrospeksi perkataan dan perbuatnya termasuk ke dalam golongan orang yang pandai. Pernyataan itu sendiri bersumber dari bunyi hadist berikut:
“Dari Syadad bin Aus r.a, dari Rasulullah SAW, bahwa beliau berkata, “Orang yang pandai adalah yang menghisab (mengevaluasi) dirinya sendiri serta beramal untuk kehidupan sesudah kematian. Sedangkan orang yang lemah adalah yang dirinya mengikuti hawa nafsunya serta berangan-angan terhadap Allah SWT” (HR. Imam Turmudzi).
Berdasarkan hadist tersebut, maka setiap umat muslim dianjurkan untuk selalu mengevaluasi diri, dimana jika kita melakukan kesalahan atau keburukan maka kita harus bisa berubah menjadi lebih baik. Sebaliknya jika kita sudah mampu melakukan sesuatu yang baik, maka kita harus bisa meningkatkannya lebih baik lagi dibanding sebelumnya.
Muhasabah Artinya Mengevaluasi Diri atau Introspeksi Diri Menjadi Lebih Baik
Terdapat banyak cara untuk bermuhasabah, misalnya saja dengan menerima kritik ataupun masukan dari orang lain dengan cara yang baik. Sebagai seorang manusia biasa, kita tentu bisa saja melakukan suatu keburukan yang tidak kita sadari, namun disadari oleh orang lain. Oleh karena itu, kita harus bisa menerima masukan tersebut agar kita bisa memperbaiki diri dan tidak mengulang keburukan yang sama.
Disamping itu, cara muhasabah diri yang lain ialah dengan merenungi segala hal yang sudah kita perbuat selama ini. Misalnya saja merenungi apakah kita sudah menjadi pribadi yang selalu berkata baik, apakah kita sudah melakukan ibadah dengan sempurna, atau lain sebagainya.
Dalam ajaran agama islam sendiri, kita dianjurkan untuk senantiasa mendirikan sholat taubat untuk memohon ampunan dari Allah SWT atas segala kesalahan yang telah kita perbuat baik secara sengaja ataupun tidak sengaja. Mendirikan sholat taubat juga termasuk cara yang bisa dilakukan olehh seseorang yang senantiasa bermuhasabah diri.
Setelah menyimak ulasan singkat tentang muhasabah diri, semoga kita juga bisa menjadi bagian dari umat muslim yang senantiasa bermuhasabah dan termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya, ya! (RYFA)
