Musik Tradisional: Musik yang Lahir Karena Budaya Daerah Setempat

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Musik yang lahir karena budaya daerah setempat disebut musik tradisional. Musik tradisional banyak berkembang di tanah air.
Berbeda dengan musik modern, musik tradisional terbilang unik. Sebab musik tradisional menonjolkan ciri khas budaya. Oleh sebab itu, musik tradisional harus dilestarikan karena termasuk ke dalam kekayaan budaya.
Penjelasan Musik yang Lahir Karena Budaya Daerah Setempat Disebut Musik Tradisional
Indonesia memiliki banyak sekali jenis musik. Musik yang lahir karena budaya daerah setempat disebut musik tradisional.
Dikutip dari buku Musik Tradisi di Era 4.0, Bramantyo, et al (2023), musik tradisional merupakan kebiasaan bermusik yang dibuat, diturunkan, dipelihara, dikembangkan dalam sebuah komunitas atau masyarakat tertentu.
Sementara dikutip dari repositori.kemdikbud.go.id, pengertian musik tradisional adalah musik yang berakar pada tradisi masyarakat tertentu, maka keberlangsungannya dalam konteks saat ini yaitu upaya pewarisan secara turun temurun masyarakat sebelumnya untuk masyarakat selanjutnya.
Berbeda dengan musik modern, musik tradisional kebanyakan diturunkan atau diwariskan secara lisan. Selain itu, terdapat beberapa ciri khas musik tradisional lainnya sebagai berikut.
Melodi dan irama menunjukan ciri khas dari daerah asal musik tradisional tersebut.
Alat musik yang digunakan adalah alat musik khas dari daerah.
Lirik musik tradisional menggunakan bahasa daerah setempat.
Basanya bersifat informal, meskipun beberapa di antaranya dianggap sakral dan dipakai hanya pada pelaksanaan upacara atau ritual.
Tidak ada notasi yang digunakan.
Menjadi budaya yang diturunkan dari generasi ke generasi.
Contoh Musik Tradisional Indonesia
Setiap daerah di Indonesia memiliki musik tradisionalnya masing-masing. Berikut beberapa uraian tentang musik tradisional Indonesia.
1. Gong Luang (Bali)
Gong luang merupakan musik tradisional dari Bali. Gong dari Bali ini mirip dengan gendhing Jawa. perbedaannya adalah citarasa musik yang dihasilkan. Gong luang menghasilkan musik yang lebih meriah dari gendhing.
2. Gambang Kromong (Betawi)
Musik tradisional selanjutnya adalah gambang kromong yang berasal dari Betawi. Gambang kromong awalnya menggunakan alat musik dari Cina. selain itu nadanya adalah pentatonis. Seiring dengan perkembangan zaman, ada banyak unsur-unsur musik modern yang masuk ke dalam gambang kromong.
Baca juga: Musik Tradisional dari Betawi Lengkap dengan Tradisi Lainnya
Musik yang lahir karena budaya daerah setempat disebut musik tradisional. Musik tradisional diwariskan generasi ke generasi dengan lisan. (FAR)
