Konten dari Pengguna

Musim Gugur Lawan Kata dari Apa? Ini Penjelasannya dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Musim Gugur Lawan Kata dari, sumber foto (Erik Witshoe) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Musim Gugur Lawan Kata dari, sumber foto (Erik Witshoe) by unsplash.com

Musim gugur lawan kata dari apa? Tidak banyak orang yang mengetahui jawaban dari pertanyaan ini. Hal ini wajar, mengingat di Indonesia hanya mengenal dua musim, yakni musim kemarau dan musim hujan.

Musim gugur hanya dialami oleh negara beriklim subtropis, contohnya, seperti Jepang, Korea, Amerika Serikat, Belanda, dan lain-lain.

Musim Gugur Lawan Kata dari Apa?

Ilustrasi Musim Gugur Lawan Kata dari, sumber foto (Ricardo Gomez) by unsplash.com

Dalam bahasa Indonesia, musim gugur lawan kata dari musim semi. Mengutip buku Bahasa Turki Dasar oleh Bernando J. Sujibto, dkk (2020), salah satu ciri terjadinya musim gugur adalah daun-daun berguguran.

Adapun terjadinya musim semi ditandai dengan daun-daun yang tumbuh dan bermekaran. Beberapa karakteristik musim gugur yang bisa dirasakan di negara subtropis yakni sebagai berikut:

● Ketika akan terjadi musim gugur, maka pancaran matahari akan semakin berkurang.

● Daun yang berguguran berwarna coklat dan merah.

● Air terasa lebih dingin dibandingkan musim panas.

● Suhu rendah karena peralihan dari musim panas ke dingin.

● Banyak tumbuhan yang menggugurkan daun karena menumpuk senyawa organik.

Karakteristik Musim Semi

Ilustrasi Musim Gugur Lawan Kata dari, sumber foto (Yusheng Deng) by unsplash.com

Musim semi merupakan masa peralihan dari musim dingin ke panas. Musim ini terjadi karena adanya fenomena equinox serta titik balik matahari. Kondisi yang demikian berkaitan dengan kemiringan bumi terhadap matahari.

Equinox itu sendiri merupakan peristiwa astronomi saat matahari melintasi garis khatulistiwa dalam dua kali setahun. Fenomena ini menyebabkan durasi malam tidak berbeda dengan siang hari. Beberapa ciri musim semi di wilayah subtropis yaitu sebagai berikut:

  • Suhu lingkungan semakin hangat dan es mulai mencair.

  • Tunas dan daun tumbuhan mulai bermunculan.

  • Hewan yang melakukan hibernasi selama musim dingin akan keluar dari sarangnya.

  • Hewan akan mulai reproduksi dan berkembang biak.

  • Sungai yang membeku mulai mencair.

  • Bunga-bunga mulai bermekaran.

  • Waktu terbit dan terbenamnya matahari sama, yakni 12 jam.

Baca juga: Lawan Kata Musim Gugur dan Penjelasannya

Jadi, dapat disimpulkan bahwa musim gugur lawan kata dari musim semi. Keduanya memiliki karakteristik dan keunikan masing-masing sesuai dengan terjadinya revolusi bumi. (DLA)