Nada Sebagai Bunyi yang Beraturan dan Memiliki Frekuensi Tertentu

Konten dari Pengguna
9 Agustus 2022 17:05
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Nada Sebagai Bunyi yang Beraturan dan Memiliki Frekuensi Tertentu Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Nada Sebagai Bunyi yang Beraturan dan Memiliki Frekuensi Tertentu Foto:Unsplash
ADVERTISEMENT
Dalam keseharian kita tidak bisa dilepaskan dari suara dan bunyi-bunyian yang berasal dari benda yang bergetar. Bunyi yang kita dengar terbagi atas bunyi beraturan dan tidak beraturan. Bunyi yang beraturan dan memiliki frekuensi tertentu disebut nada. Simak ulasannya dalam artikel berikut ini.
ADVERTISEMENT
Kita tentu telah mengetahui bahwa segala benda yang bergetar akan menghasilkan energi suara. Sumber energi bunyi pada gitar akan menghasilkan suara bila dipetik, dan drum akan menghasilkan bunyi bila dipukul. Pada manusia, bunyi dihasilkan dari pita suara yang bergetar akibat aliran udara dari paru-paru.

Nada Sebagai Bunyi yang Beraturan dan Memiliki Frekuensi Tertentu

Ilustrasi Nada Sebagai Bunyi yang Beraturan dan Memiliki Frekuensi Tertentu                                                        Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Nada Sebagai Bunyi yang Beraturan dan Memiliki Frekuensi Tertentu Foto:Unsplash
Bunyi yang dihasilkan dari permainan alat musik memiliki frekuensi tertentu. Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi dalam satu detik.
Bunyi yang beraturan dan memiliki frekuensi tertentu disebut nada. Simak ulasannya dalam artikel berikut ini dengan sumber Kreatif Tematik Tema 1: Indahnya Kebersamaan Kelas IV untuk SD/MI (2019:26), dan Inovasi Musik untuk Anak Negeri Indonesia di SD (2017:496).
ADVERTISEMENT
Bunyi dibagi dalam dua kategori, antara lain;
  • Nada.
Nada adalah rangkaian bunyi yang memiliki frekuensi beraturan.
  • Desah.
Desah adalah rangkaian bunyi yang memiliki frekuensi tidak beraturan. Contoh, bunyi angin, suara ombak, dan air mengalir.
Dalam percakapan sehari-hari, nada merupakan tinggi rendahnya suara saat kita mengucapkan kalimat. Sedangkan dalam musik, tangga nada dapat diartikan sebagai satu set atau kumpulan not musik yang diatur sedemikian rupa sehingga menghasilkan nuansa atau karakter tertentu.
Nada Sebagai Bunyi yang Beraturan dan Memiliki Frekuensi Tertentu   Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Nada Sebagai Bunyi yang Beraturan dan Memiliki Frekuensi Tertentu Foto:Unsplash
Nada merupakan bagian terkecil dari lagu. Adapun sifat-sifat yang dimiliki nada adalah sebagai berikut,
  • Intensitas Nada.
Intensitas Nada adalah keras atau lembutnya bunyi suatu nada. Hal ini tergantung pada lebarnya getaran dan sifatnya yang relatif. Nada yang terdengar keras di ruangan belum tentu keras bila terdengar di stadion, nada yang menurut orang keras juga belum tentu sama jika didengar orang lain.
ADVERTISEMENT
  • Tinggi Nada (Pitch).
Tinggi nada berkaitan dengan frekuensi atau banyaknya getaran tiap detik. Makin besar frekuensi, maka akan makin tinggi juga nadanya.
  • Durasi Nada.
Durasi nada adalah lama waktu yang dibutuhkan sebuah nada harus dibunyikan.
  • Warna Nada (Timbre).
Timbre merupakan warna suara yang berbeda dari yang dimiliki oleh tiap orang.
Bunyi yang beraturan dan memiliki frekuensi tertentu disebut nada. Tinggi rendahnya nada dipengaruhi oleh frekuensi, semakin besar frekuensi maka nada yang dihasilkan juga semakin tinggi.(DK)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020