Nama Jenis Gas yang Keluar dari Gunung Berapi Berupa Belerang

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gunung berapi merupakan jenis gunung dengan status aktif yang mengeluarkan banyak material, baik itu berupa gas, padat, maupun cair. Adapun jenis gas yang keluar dari gunung berapi berupa belerang dinamakan dengan solfatar.
Selain solfatar, sebenarnya masih ada beberapa jenis gas lainnya yang juga keluar dari gunung berapi. Tentu saja dengan karakteristik yang berbeda-beda. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk mempelajarinya lebih lanjut sebagai tambahan ilmu pengetahuan.
Jenis Gas yang Keluar dari Gunung Berapi yang Berupa Belerang
Mengutip dari buku Explore Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII, Sadiman, Tristia Ningsih, Tri Cahyani, Bayu Sapta Hari, dan Nurul Qomariyah (hal 249), jenis gas yang keluar dari gunung berapi berupa belerang dinamakan dengan solfatar. Gas belerang ini dapat menimbulkan keracunan bagi makhluk hidup di sekitarnya apabila terlalu pekat.
Adapun beberapa material letusan gunung api lainnya yang berupa gas adalah sebagai berikut.
Mofet atau CO2, yakni gas berbahaya karena bersifat racun. Di mana gas karbondioksida yang dikeluarkan kawah gunung api bersifat konsentrasi dengan permukaan bumi. Oleh karena itu, gas ini sangat dianjurkan untuk dihindari karena bisa mematikan.
Fumarol atau H2O, yakni uap air yang panas.
Awan panas, yakni asap yang keluar ketika gunung api meletus dengan temperatur yang tinggi dan juga daya luncur menuruni lereng hingga mencapai 200 km/jam.
Sedangkan untuk material padat yang keluar dari gunung berapi adalah sebagai berikut.
Bom, yakni material padat berupa bongkahan batu-batu besar yang sering kali dimanfaatkan sebagai bahan bangunan sebagai pondasinya.
Lapili, yakni material padat berupa batu kerikil berukuran lebih kecil yang sering dimanfaatkan sebagai bahan bangunan.
Tuff atau abu vulkanik, yakni butiran halus yang banyak mengandung silika. Abu vulkanik ini berbahaya karena bisa mengganggu pernapasan dan infeksi saluran pernapasan. Namun, bagi sektor pertanian, abu vulkanik dapat menyuburkan lahan pertanian karena mengandung unsur hara yang tinggi.
Baca Juga: 4 Upaya Mitigasi Bencana Erupsi Gunung Berapi
Jadi, dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa jenis gas yang keluar dari gunung berapi berupa belerang dinamakan dengan solfatar. (Anne)
