Nama Penemu Lambang Gerakan Pramuka dan Sejarahnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siapakah penemu lambang gerakan Pramuka? Nama organisasi ini tentu sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat. Lambang Pramuka adalah tanda pengenal organisasi kepanduan nasional dari Gerakan Pramuka.
Lambang ini bersifat resmi dan tetap, sehingga dijadikan sebagai identitas Gerakan Pramuka Nasional Indonesia. Lambang gerakan Pramuka mengandung nilai filosofis yang begitu dalam, sehingga perlu dipahami setiap anggotanya.
Nama Penemu Lambang Gerakan Pramuka
Siapakah penemu lambang gerakan Pramuka? Mengutip buku Sejarah Gerakan Pramuka oleh Ferizal (2021), lambang ini ditemukan oleh Soenardjo Atmodipoerwo tahun 1961 pada saat menjabat sebagai Pembina Pramuka.
Lambang tersebut memuat harapan dan cita-cita untuk kemajuan gerakan pramuka beserta keunggulan para anggotanya. Selain mengemban tugas sebagai Pembina Pramuka, Soenardjo juga menjadi petinggi di Departemen Pertanian.
Lambang ini dikenalkan pertama kalinya pada 14 Agustus 1961. Pada masa itu, Presiden Soekarno melantik anggota Kwarnas, Mapinas, dan Kwarnari di Istana Presiden.
Sejak itulah, Hari Pramuka diperingati pada 14 Agustus setiap tahunnya dan tunas kelapa ditetapkan sebagai lambang Pramuka Indonesia. Hal ini mengacu pada Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 06/KN/72 tahun 1972.
Makna Lambang Pramuka
Lambang Pramuka adalah buah nyiur atau kelapa yang memiliki beberapa makna. Adapun makna lambang tersebut yakni sebagai berikut:
1. Buah Nyiur dapat Bertahan di Segala Situasi
Buah nyiur mampu bertahan lama di segala situasi dan kondisi. Lambang tersebut mengkiaskan bahwa setiap angota Pramuka merupakan seorang yang sehat dan kuat, baik jasmani maupun rohani. Mereka juga memiliki tekad yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.
2. Buah Nyiur dapat Tumbuh di Mana Saja
Nyiur dapat tumbuh di mana saja, sehingga membuktikan besarnya upaya dalam beradaptasi dengan keadaan di sekitarnya. Jadi, lambang tersebut mengkiaskan bahwa setiap anggota Pramuka mampu menyesuaikan diri di dalam masyarakat.
3. Nyiur Tumbuh Menjulang
Nyiur dapat tumbuh menjulang ke atas dan menjadi salah satu pohon tertinggi di Indonesia. Hal ini menggambarkan bahwa setiap anggota Pramuka memiliki cita-cita yang tinggi, lurus, serta tidak mudah terombang-ambing.
4. Akar Nyiur Sangat Kuat
Akar nyiur memiliki sifat yang kuat di dalam tanah. Hal ini menggambarkan adanya tekad dan keyakinan yang kuat pada setiap anggota Pramuka.
Baca juga: Usia Anggota Penggalang dan Anggota Lainnya dalam Pramuka
Dari artikel ini dapat diketahui siapakah penemu lambang gerakan Pramuka. Ternyata lambang Pramuka memiliki makna yang sangat filosofis. (DLA)
