Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.102.2
Konten dari Pengguna
Narrative Text Malin Kundang dan Struktur Penyusunannya
19 Maret 2021 10:42 WIB
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Narrative text Malin Kundang merupakan kisah legenda yang sangat terkenal di Indonesia. Berasal dari Sumatera Barat, narrative text Malin Kundang mengisahkan tentang seorang anak yang mendapatkan kemurkaan ibunya karena kedurhakaan yang telah dilakukannya.
ADVERTISEMENT
Kemurkaan sang ibu itu membuatnya menjadi batu Malin Kundang yang masih bisa dikunjungi hingga kini di daerah Sumatera Barat, bahkan dijadikan tempat wisata yang populer.
Narrative Text Malin Kundang
Narrative text adalah cerita yang memiliki struktur penyusun cerita yang terdiri dari plot (alur cerita), setting (latar atau pelataran), point of view (sudut pandang), theme (tema), characterization (karakterisasi) dan style, serta tone and mood atau gaya bahasa dan suasana. (Seymour, Story and Discourse: 1978).
Narrative text Malin Kundang bisa kita lihat dalam gambar berikut ini:
Narrative text Malin Kundang yang merupakan kisah legenda Malin Kundang dalam bahasa Inggris di atas memiliki beberapa struktur utama, antara lain:
Orientation
Sebagai bagian pembuka, orientation dalam narrative text Malin Kundang di atas terletak pada paragraf pertama.
ADVERTISEMENT
Pada paragraf pertama, terdapat perkenalan tokoh yang bernama Malin Kundang. Kita juga bisa mengetahui bahwa Malin Kundang ini tinggal di Sumatera Barat, dan ia tinggal bersama ibunya.
Complication
Dalam sebuah narrative text, bagian complication merupakan bagian di mana terjadinya krisis yang kemudian berkembang menjadi konflik yang dialami oleh tokoh dalam kisah.
Pada narrative text Malin Kundang di atas, Complication terletak pada paragraf kedua, ketiga, dan keempat. Krisis diawali ketika Malin Kundang bergabung dengan perompak, berhasil menjadi saudagar, dan ibunya yang ingin berjumpa dengannya. Puncaknya adalah ketika Malin Kundang menyangkal keberadaan ibu kandungnya hanya karena beliau tampak lusuh dan kotor.
Resolution
Resolution pada narrative text merupakan bagian akhir, yang berisikan bagaimana sebuah konflik telah berakhir.
ADVERTISEMENT
Dalam narrative text Malin Kundang, resolution terletak pada paragraf terakhir, saat Malin Kundang mendapatkan ganjaran atas perbuatannya yang telah durhaka pada sang ibu, dan dikutuk menjadi batu.
Itulah ulasan narrative text Malin Kundang beserta dengan strukturnya. (Adelliarosa)