Konten dari Pengguna

Niat Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Ajaran Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Niat Menyembelih Hewan Kurban, Sumber Unsplash Anshu A
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Niat Menyembelih Hewan Kurban, Sumber Unsplash Anshu A

Salah satu ibadah yang dilakukan saat Hari Raya Iduladha tiba adalah kurban. Ibadah ini juga bisa dilaksanakan tiga hari setelah Iduladha atau Hari Tasyrik. Layaknya ibadah pada umumnya, ada niat menyembelih hewan kurban yang bisa dibaca.

Niat ini dapat dibaca sebelum melakukan kurban. Tepatnya sesaat sebelum menyentuhkan pisau pada leher hewan yang dikurbankan.

Niat Menyembelih Hewan Kurban yang Dianjurkan

Ilustrasi Niat Menyembelih Hewan Kurban, Sumber Unsplash Sergiu Valenas

Sesaat lagi, banyak umat Islam akan melaksanakan ibadah kurban. Ibadah ini memang tidak wajib untuk dilakukan oleh semua umat Islam. Namun bila mampu, maka umat Islam tersebut sangat dianjurkan untuk berkurban karena hukumnya sunah muakkadah.

Dengan hukum ini, umat Islam tidak berdosa jika tak melakukannya terutama bila kurang mampu. Bila mampu untuk berkurban, maka umat Islam akan mendapatkan ganjaran pahala.

Sebelum membaca niat menyembelih hewan kurban, ada beberapa lafal doa yang dapat dibaca terlebih dahulu oleh orang yang berkurban. Berikut lafal-lafal doa tersebut beserta niat kurban menurut nu.or.id.

1. Basmalah

بِسْمِ اللهِ

“Bismillâh”

Artinya, “Dengan nama Allah”

Lebih sempurna lagi bila membaca:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

“Bismillâhir rahmânir rahîm”

Artinya, “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang”

2. Selawat

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad.

Artinya, “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.”

3. Niat Menyembelih

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm

Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”

Jika penyembelih hewan berbeda dengan orang yang berkurban, maka kata minni diganti dengan namanya untuk dibaca penyembelih. Sebagai contoh, bila nama orang yang berkurban adalah Ali, kata minni diganti menjadi min Ali.

Baca juga: Menurut Ajaran Islam, Kurban Sapi untuk Berapa Orang? Ini Jawabannya

Itulah niat menyembelih hewan kurban dalam ajaran Islam. Semoga dapat membantu umat Islam dalam menjalankan ibadah kurban sebentar lagi. (LOV)