Niat Puasa Ramadan Dibaca Kapan? Ini Penjelasan Lengkapnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Niat puasa Ramadan dibaca kapan? Pertanyaan tersebut banyak dibahas di kalangan umat muslim, khususnya di bulan Ramadan. Pasalnya, niat puasa perlu ditunaikan di waktu tertentu sesuai dengan tuntunan yang berlaku.
Jika niat puasa Ramadan tidak ditunaikan sesuai dengan anjuran, maka puasa Ramadhan dapat menjadi tidak sah. Maka dari itu, umat muslim perlu mengetahui waktu yang tepat untuk menunaikan niat puasa Ramadan.
Penjelasan Niat Puasa Ramadan Dibaca Kapan dan Bacaannya
Dikutip dari buku berjudul Materi Puasa Ramadhan: Elmatera, Yunus Hanis Syam (2017), niat merupakan ketetapan hati untuk melakukan ibadah berdasarkan keimanan dan hanya karena Allah. Hal ini juga berlaku dalam menunaikan niat untuk ibadah puasa Ramadan.
Mengamalkan niat puasa Ramadan adalah hal penting yang perlu ditunaikan agar puasa Ramadan yang ditunaikan bernilai sah dan memberikan pahala bagi yang mengamalkannya. Agar niat yang ditunaikan sah, penting untuk mengetahui waktu yang tepat untuk menunaikan niat. Niat puasa Ramadan dibaca kapan?
Mengutip dari buku berjudul Fiqih Niat, Umar Sulaiman Asyqar (2006:132), waktu yang tepat untuk menunaikan niat puasa adalah malam hari sebelum tidur. Tak hanya itu, niat puasa Ramadan juga dapat ditunaikan sebelum santap sahur, yang terpenting dilakukan sebelum fajar datang.
Hal tersebut selaras dengan sabda Rasulullah dalam hadis berikut ini.
مَنْ لَمْ يُجِيْعِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلاَ صِيَامَ لَهُ
Artinya: “Barang siapa yang tidak niat untuk melakukan puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.” (HR. Abu Dawud)
Berdasarkan hadis tersebut, dapat disimpulkan bahwa niat puasa Ramadan harus ditunaikan sebelum fajar terbit atau sebelum adzan subuh. Jika niat ditunaikan setelah adzan subuh, maka puasa Ramadan yang ditunaikan tidak bernilai sah bahkan batal.
Umat muslim biasanya menunaikan niat puasa Ramadan dengan bacaan tertentu. Berikut ini adalah bacaan niat yang disajikan lengkap dengan latin, Arab dan latinnya.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu sauma ghadin an'adai fardi syahri ramadhani hadzihisanati lillahita'ala
Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardu di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."
Baca juga: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Serang 2024 dan Sekitarnya
Demikian penjelasan mengenai ketentuan niat puasa Ramadan dibaca kapan. Pengetahuan ini perlu diketahui umat muslim agar dapat menunaikan puasa dengan memperoleh keutamaan dan pahala puasa yang sempurna. (DAP)
