Konten dari Pengguna

Niat Puasa Syawal 6 Hari beserta Tuntunan Menunaikannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi niat puasa syawal 6 hari. Foto. dok. Abdullah Arif (Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi niat puasa syawal 6 hari. Foto. dok. Abdullah Arif (Unsplash.com)

Niat puasa syawal 6 hari merupakan rangkaian ibadah puasa yang dianjurkan untuk diamalkan saat mengerjakan puasa syawal. Untuk menunaikannya dengan benar, mari kita simak tuntunan menunaikan puasa syawal lengkap dengan niat puasa syawal dalam artikel berikut ini.

Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari Lengkap dengan Tuntunannya

Setelah mengerjakan puasa sebulan penuh selama di bulan Ramadhan, umat Muslim disunnahkan untuk menunaikan puasa syawal selama 6 hari. Anjuran puasa sunnah syawal ini diperintahkan untuk dikerjakan bagi umat Muslim sebab puasa syawal memiliki keutamaan yang berlimpah. Keutamaan puasa syawal 6 hari ini juga disebutkan dalam sebuah hadis yang berbunyi:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Artinya: “Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)

Dari hadis tersebut kita mengetahui bahwa keutamaan mengamalkan puasa syawal bagi umat Muslim adalah akan diberikan pahala seperti seseorang yang telah mengerjakan puasa selama satu tahun penuh. Keutamaan ini merupakan pahala yang dijanjikan Allah bagi hamba-Nya yang mau istiqomah menjalankan puasa syawal dengan ikhlas dan niat hanya karena Allah.

Ilustrasi menunaikan niat puasa syawal 6 hari. Foto. dok. zeynep boğoçlu (Unsplash.com)

Seperti puasa sunnah lainnya, puasa syawal juga memiliki ketentuan dan tata cara khusus yang perlu diperhatikan. Tata cara dan ketentuan menunaikan puasa syawal dipaparkan dalam buku berjudul Dahsyatnya Puasa Wajib & sunah Rekomendasi Rasulullah yang disusun oleh Amirulloh Syarbini & Sumantri Jamhari (2012:113).

Tertulis dalam buku tersebut bahwa pelaksanaan puasa syawal yang dapat dilakukan secara berturut-turut selama enam hari di bulan Syawal atau dapat juga dikerjakan dengan selang-seling atau tidak berurutan, asalkan masih dalam bulan Syawal. Agar puasa syawal bernilai sah, kita dianjurkan untuk menunaikan niat puasa Syawal.

Umumnya umat Muslim menunaikan niat puasa syawal setiap akan menunaikan puasa. Bagi Anda yang ingin menunaikan niat puasa pada malam hari berikut ini adalah bacaan niat puasa syawal 6 hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Ilustrasi mengamalkan niat puasa syawal 6 hari. Foto. dok. FOTOKITA (Unsplash.com)

Sebab puasa syawal termasuk amalan sunnah, niat puasa dapat ditunaikan di pagi atau siang hari saat ia berkehendak menunaikan puasa syawal. Asalkan dia belum makan dari terbit fajar hingga dia menunaikan niat dan meneruskannya hingga adzan Maghrib. Berikut ini adalah bacaan niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.”

Dengan mengetahui bagaimana niat puasa syawal 6 hari, puasa syawal yang Anda tunaikan akan lebih sempurna dan pahalanya diterima oleh Allah. Semoga bermanfaat. (DAP)