Niat Puasa Syawal Lengkap dengan Latin dan Artinya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Niat puasa Syawal merupakan amalan penting yang perlu diperhatikan secara saksama agar puasa yang ditunaikan bernilai pahala. Hal ini karena niat menjadi permulaan dan dasar apakah suatu amalan diterima atau tidak.
Tentunya ini berlaku bagi semua amalan, termasuk puasa sunah syawal. Selain mengetahui niat puasa, penting juga diketahui waktu menunaikan puasa yang tepat agar puasa bernilai sah.
Bacaan Niat Puasa Syawal Lengkap yang Mudah Diamalkan
Dikutip dari dalam buku berjudul Dahsyatnya Puasa Wajib & sunah Rekomendasi Rasulullah, Amirulloh Syarbini & Sumantri Jamhari (2012:113), puasa Syawal adalah puasa sunah yang dapat ditunaikan secara berturut-turut selama enam hari di bulan Syawal.
Selain itu, puasa ini juga dapat juga dikerjakan dengan selang-seling atau tidak berurutan, selama masih dalam bulan Syawal. Puasa Syawal merupakan amalan sunah yang sangat dianjurkan untuk diamalkan bagi umat muslim setelah menunaikan puasa di bulan Ramadan.
Puasa ini diketahui memiliki keutamaan yang berlimpah. Keutamaan puasa Syawal dijelaskan hadis yang berbunyi sebagai berikut.
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
Artinya: “Barang siapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)
Berdasarkan hadis tersebut, dapat disimpulkan bahwa keutamaan mengamalkan puasa Syawal adalah pahala yang setara dengan seseorang yang telah mengerjakan puasa selama satu tahun penuh.
Keutamaan tersebut dapat diperoleh bagi umat muslim yang menunaikan puasa Syawal dengan niat hanya karena Allah Swt dan mengharapkan ridho dari Allah.
Umumnya, umat muslim menunaikan niat puasa dengan membaca doa khusus. Doa niat puasa Syawal dapat ditunaikan pada malam hari sebelum subuh.
Niat puasa juga dapat dikerjakan setelah subuh. Dengan syarat belum melakukan kegiatan yang membatalkan puasa, seperti makan dan minum dari terbit fajar, hingga menunaikan niat dan meneruskannya hingga azan Magrib.
Hal ini berlaku sebab puasa Syawal adalah puasa sunah. Berikut ini adalah bacaan niat puasa Syawal.
1. Niat Puasa Syawal yang Dikerjakan pada Malam Hari
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah Swt.”
2. Niat Puasa Syawal Dikerjakan pada Siang Hari
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah Swt.”
Baca juga: Pahala Puasa Syawal dan Hikmah Mengamalkannya
Dengan mengetahui bacaan niat puasa Syawal ini, umat muslim dapat menyempurnakan amalan sunah puasa Syawal yang dikerjakannya. (DAP)
