Konten dari Pengguna

Niat Sahur dan Artinya untuk Menunaikan Ibadah Puasa Bulan Ramadhan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi melaksanakan sahur untuk menunaikan ibadah puasa Ramadhan. Foto: pexels.com/gabby-k
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi melaksanakan sahur untuk menunaikan ibadah puasa Ramadhan. Foto: pexels.com/gabby-k

Semua ibadah perlu dengan niat kepada Allah SWT, tak terkecuali dalam menunaikan ibadah puasa bulan Ramadhan yang dapat dibaca saat sahur. Maka dari itu, sudah sepatutnya sebagai seorang beragama Islam menghafalkan niat puasa Ramadhan. Berikut niat sahur dan artinya untuk menyempurnakan ibadah puasa bulan Ramadhan.

Niat Sahur dan Artinya untuk Menunaikan Ibadah Puasa Bulan Ramadhan

Niat secara bahasa berasal dari kata al-qashd yang artinya keinginan. Sementara secara istilah syar’i, niat merupakan berazam atau bertindak dalam mengerjakan sebuah ibadah ikhlas karena Allah SWT.

Imam an-Nawawi menjelaskan, niat (النية) adalah bermaksud untuk melakukan sesuatu dengan tekad yang bulat untuk mendapatkannya.

Seperti dalam sebuah hadits yang dijelaskan dari Amirul Mukminin, Abu Hafsh ‘Umar bin Al-Khattab ra., ia berkata bahwa ia mendengar Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan.” (HR. Bukhari, no. 1 dan Muslim, no. 1907)

Berbeda dengan puasa sunnah lainnya yang bisa membaca niat sewaktu-waktu, niat puasa Ramadhan wajib dibacakan sebelum terbitnya fajar ataupun saat adzan subuh dikumandangkan, misalnya pada saat menyantap hidangan sahur.

Sebagaimana yang diriwayatkan dari Hafshah Ummul Mukminin ra., Nabi Muhammad SAW bersabda,

Siapa yang belum berniat di malam hari sebelum Shubuh, maka tidak ada puasa untuknya.” (HR. An-Nasai, no. 2333; Ibnu Majah, no. 1700; dan Abu Daud, no. 2454)

Hadzami dalam bukunya Dalil-dalil Zakat, Puasa (2013:93) menyebutkan, perintah sahur secara umum meliputi puasa wajib dan puasa sunnah. Keberkahan menyantap hidangan sahur juga menjadi motivasi dalam menunaikan puasa.

Ilustrasi menunaikan sahur untu berpuasa Ramadhan. Foto: pexels.com/uluerservetyuce

Adapun bacaan niat sahur puasa Ramadhan dan artinya yang dikutip dari buku 89 Kesalahan Seputar Puasa Ramadhan karya Abdurrahman Al-Mukaffi (2019:63), yakni:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i fardhi syahri Ramadhâni hâdzihis sanati lillâhi ta’âla

Artinya, “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Doa Sahur

Selain membaca niat sahur puasa bulan Ramadhan, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa sahur, yakni:

يَرْحَمُ اللهُ المُتَسَحِّرِيْنَ

Yarhamullâhul mutasahhirîn

Artinya, “Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur.”

Semoga dengan mengamalkan niat sahur dan artinya untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan, Allah SWT menerima amal ibadah kita. Amiin. (MZM)