Nilai Semangat Mohammad Hatta yang Patut Diteladani

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bangsa Indonesia meraih kemerdekaan dengan begitu banyak pengorbanan. Banyak sekali hal yang harus dipersiapkan demi kemerdekaan Indonesia. Hal ini akan semakin sulit tercapai tanpa adanya para pendiri Indonesia, yang salah satunya adalah Mohammad Hatta. Selain mengenal beliau, kalian juga harus meneladani nilai semangat Mohammad Hatta.
Apa saja nilai semangatnya? Simak dalam uraian berikut ini.
Baca juga: Biografi Mohammad Hatta dan Peranannya dalam Kemerdekaan Indonesia
Nilai Semangat Mohammad Hatta
Sebelum membahas nilai semangatnya, pertama mari sekilas membahas tentang Mohammad Hatta. Dikutip dari buku Super Complete SMP/MTs 7,8,9 oleh Khoerunnisa, dkk (2020:73), Dr. H. Mohammad Hatta lahir di Bukittinggi pada 12 Agustus 1902.
Mohammad Hatta atau yang kerap disapa Bung Hatta adalah organisatoris, aktivis partai politik, proklamator, negarawan, pelopor proklamasi, dan wakil presiden pertama di Indonesia. Perjuangan untuk kemerdekaan Indonesia sudah dimulai sejak beliau masih menempuh pendidikan di Belanda.
Mohammad Hatta bersama teman-temannya mengupayakan banyak hal agar Indonesia merdeka, salah satunya adalah menyuarakan kemerdekaan Indonesia di Belanda.
Selain itu, beliau juga bergabung dalam BPUPKI. Bung Hatta juga tergabung dalam panitia 9 untuk mengolah usul dan konsep para anggota tentang dasar negara Indonesia.
Selain itu, beliau juga memiliki nilai-nilai semangat yang harus diteladani. Berikut ini nilai semangat Mohammad Hatta:
1. Jiwa Ksatria
Mohammad Hatta adalah sosok dengan jiwa ksatria, yaitu beliau bisa berbesar hati. Seseorang dengan jiwa ksatria berarti berani membela hal yang benar dan ia juga bisa berbesar hati untuk mengakui kelemahan atau kesalahan yang diperbuat.
2. Berjiwa Toleransi
Toleransi adalah menghargai dan menghormati pendapat, agama, suku, golongan, dan bangsa yang dipegang oleh orang lain. Mohammad Hatta dikenal sebagai orang yang sangat menghargai kebudayaan lain, meskipun jika kebudayaan tersebut bertentangan dengan keyakinannya.
3. Bertanggung Jawab dan Tanpa Pamrih
Perjuangan Bung Hatta semata-mata demi kemerdekaan bangsa Indonesia. Beliau tidak bermaksud untuk mencari keuntungan pribadi.
4. Berjiwa Solidaritas dan Setia Kawan
Mohammad Hatta mengupayakan kemerdekaan dengan berjuang bersama seluruh lapisan masyarakat. Tentu saja kemerdekaan tidak bisa diraih sendirian, harus dengan bergotong royong bersama-sama.
5. Pro Patria dan Primus Patrialis
Artinya adalah Mohammad Hatta selalu mencintai dan mendahulukan kepentingan Tanah Air. Hal ini bisa dibuktikan dengan ikrar beliau yang menyatakan tidak akan menikah sebelum Indonesia merdeka. Janji itu beliau tepati dan beliau menikah pada 18 November 1945.
Nilai semangat Mohammad Hatta harus diketahui dan diteladani. Sekian penjelasan mengenai nilai-nilai semangat. (KRIS)
