Konten dari Pengguna

Orang yang Menanggung Rasulullah SAW Setelah Kematian Ibunya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rosulullah SAW Setelah Kematian Ibunya, Sumber www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Rosulullah SAW Setelah Kematian Ibunya, Sumber www.unsplash.com

Nabi Muhammad SAW dilahirkan oleh seorang Ibu bernama Aminah pada hari Senin bulan Rabi'ul Awwal tahun Gajah. Namun Aminah meninggal dunia pada saat Rasulullah SAW berusia enam tahun. Orang yang menanggung Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasallam setelah kematian ibunya adalah Abdul Muthalib kakeknya. Berikut ini kisah singkatnya yang dapat disimak.

Keistimewaan seorang Nabi Muhammad SAW telah ditampakkan saat ia masih berada dalam kandungan ibunya. Selain masa kehamilan yang amat mudah, saat Rasululllah SAW dilahirkan pun dalam posisi tangan bertumpu dengan disinari cahaya. Rasulullah SAW lahir dalam keadaan telah dikhitan, dan selalu mendapat air susu yang berlimpah.

Rosulullah SAW Setelah Kematian Ibunya

Ilustrasi Rosulullah SAW Setelah Kematian Ibunya, oto:Unsplash

Saat berumur enam tahun, Aminah membawa Rasulullah SAW mengunjungi saudaranya dari kalangan kabilah Bani Addi bin An-Najjar yang tinggal di Madinah. Setelah tinggal di Madinah selama satu bulan, Aminah wafat di Abwa dalam perjalanan pulang ke Mekah. Berikut adalah orang yang menanggung Rosulullah sholallahu alaihi wasallam setelah kematian ibunya saat masih kecil.

Dihimpun dari buku Ensiklopedia Sahabat: Pustaka Azzam yang disusun oleh Ibnu Al Jauzi (2005:36), Abdul Muthalib telah melamar Aminah untuk dinikahkan dengan putra tercintanya Abdullah. Abdullah, ayah kandung Nabi Muhammad SAW wafat saat Nabi masih berada dalam kandungan. Abdullah meninggal pada usia 25 tahun di Madinah dalam perjalanan pulang setelah berdagang di negeri Syam.

Sepeninggalan Aminah, hak asuh Rasulullah sholallahu alaihi wasallam langsung diambil alih oleh kakeknya, Abdul Muthalib. Abdul Muthalib amat menyayangi cucu yang merupakan anak dari putra tercintanya. Setelah mengetahui keistimewaan yang dimiliki Nabi Muhammad SAW, Abdul Muthalib berwasiat kepada anaknya yang lain, Abu Thalib untuk menjaganya jika ia telah meninggal dunia.

Orang yang Menanggung Rosulullah SAW Setelah Kematian Ibunya Foto:Unsplash

Abu Thalib adalah paman sekaligus sosok yang menjaga dan mengajarkan Rasulullah SAW berdagang. Beliau pula yang berjasa mempertemukan Nabi Muhammad SAW dengan Khadijah dan menghadiri akad nikah mereka, sampai akhirnya Nabi diangkat menjadi Rosul Allah.

Orang yang menanggung Rosulullah sholallahu alaihi wasallam setelah kematian ibunya adalah Abdul Muthalib. Beliau yang mengurus Rasulullah SAW dan amat mengasihinya melebihi rasa kasih sayangnya kepada anak-anaknya, kerabat, bahkan orang-orang terdekatnya. Abdul Muthalib menjaga Nabi Muhammad SAW sampai akhir hayatnya, dan meninggal saat Rasulullah SAW berusia delapan tahun.(DK)