Organisasi yang Menetapkan Peraturan Bulu Tangkis

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Olahraga bulu tangkis memiliki peraturan khusus yang harus ditaati bersama. Peraturan bulu tangkis diterapkan oleh badan federasi internasional.
Bulu tangkis menggunakan raket sebagai alat pemukul, dan kok (shutlecock) sebagai bola yang dipukul. Permainan dimulai dengan menyajikan bola atau servis.
Peraturan Bulu Tangkis Diterapkan oleh WBF, Ini Sejarahnya
Bulu tangkis memiliki peraturan permainan yang telah berstandar internasional. Peraturan bulu tangkis diterapkan oleh organisasi dunia WBF.
Diambil dari Buku Siswa PJOK SMP/MTs Kelas 7, Paiman (2021:119), Federasi Bulu Tangkis Internasional (IBF) berdiri pada tahun 1934, yaitu organisasi olahraga yang menaungi permainan bulu tangkis sedunia.
Negara-negara yang bergabung di dalamnya antara lain Irlandia, Skotlandia, Inggris, Wales, Perancis, Selandia Baru, Denmark, Belanda, dan Kanada.
Pada saat pertemuan singkat Extraordinary General Meeting yang diadakan di Madrid pada bulan September 2006, terdapat usulan mengenai perubahan nama induk organisasi.
Organisasi yang semula bernama International Badminton Federation (IBF), kemudian diubah namanya menjadi Badminton World Federation (BWF).
Mengenal Peraturan Permainan Bulu Tangkis
Dikutip dari Buku Ajar Bulu Tangkis Dasar, Taufiq Hidayat (2023:55), aturan permainan bulu tangkis yang sampai saat ini masih diberlakukan, yaitu:
Sistem penilaian menggunakan "Rally Poin", atau the best of three games.
Permainan dimulai dengan undian.
Posisi lapangan saat mulai permainan, pemain yang melakukan servis berdiri di kotak servis sebelah kanan.
Batasan melakukan servis setiap pemain setinggi 115 sentimeter.
Pada poin 11 tiap-tiap game, pemain diizinkan untuk istirahat selama satu menit.
Pada waktu pergantian tempat antara game pertama dan game kedua, pemain diizinkan istirahat 2 menit.
Apabila terjadi one game all (game satu sama), pemain diizinkan untuk istirahat selama 2 menit.
Selama pemain melakukan pertandingan, tidak diperkenankan meninggalkan lapangan tanpa seizin wasit yang bertugas.
Setiap pemain diwajibkan berpakaian olahraga bulu tangkis sesuai peraturan yang berlaku
Pemain yang mengalami cedera di lapangan, apabila tidak dapat melanjutkan pertandingan dinyatakan kalah.
Pemain berhak mendapat istirahat 30 (tiga puluh) menit, dalam 2 (dua) pertandingan yang harus dimainkan secara berturut-turut.
Baca juga: Pengertian Pukulan Netting dalam Olahraga Bulu Tangkis
Peraturan bulu tangkis diterapkan oleh Badminton World Federation (WBF). Badan federasi internasional ini berdiri pada tahun 1934. (DK)
