Konten dari Pengguna

Ornamentasi: Penambahan Nada-Nada Tertentu untuk Memberi Hiasan pada Sebuah Lagu

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penambahan Nada-Nada Tertentu dengan Tujuan untuk Memberi Hiasan pada Melodi dan Harmoni Utama Sebuah Lagu disebut, Sumber Unsplash Dolo Iglesias
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penambahan Nada-Nada Tertentu dengan Tujuan untuk Memberi Hiasan pada Melodi dan Harmoni Utama Sebuah Lagu disebut, Sumber Unsplash Dolo Iglesias

Ada berbagai hal yang perlu dipahami oleh seorang musisi. Misalnya, penambahan nada-nada tertentu dengan tujuan untuk memberi hiasan pada melodi dan harmoni utama sebuah lagu disebut ornamentasi.

Ornamentasi dibedakan menjadi beberapa jenis. Salah satunya adalah trill.

Penambahan Nada-Nada Tertentu dengan Tujuan untuk Memberi Hiasan pada Melodi dan Harmoni Utama Sebuah Lagu dan Jenis-Jenisnya

Ilustrasi Penambahan Nada-Nada Tertentu dengan Tujuan untuk Memberi Hiasan pada Melodi dan Harmoni Utama Sebuah Lagu disebut, Sumber Unsplash Dolo Iglesias (2)

Mengutip buku Pemberdayaan Hukum Hak Cipta dan Lembaga Manajemen Kolektif, Dr. Bernard Nainggolan, S.H., M.H., (2023: 101), secara etimologi, lagu merupakan suatu kesatuan musik yang terdiri atas susunan berbagai nada yang berurutan.

Ada berbagai hal yang perlu diketahui tentang lagu agar bisa memainkannya dengan baik. Contohnya, penambahan nada-nada tertentu dengan tujuan untuk memberi hiasan pada melodi dan harmoni utama sebuah lagu disebut ornamentasi. Ini jenis-jenisnya.

1. Trill

Trill adalah penambahan nada tinggi yang dilakukan dengan cara memainkan not atas, lalu ke not pokok. Penulisannya terlihat dari adanya tanda trill.

2. Acciaccatura

Acciaccatura adalah penambahan nada yang bisa memberi efek suara dengan bunyi mirp not utama. Not acciaccatura muncul seebelum ketukan nada jatuh dan berbentuk kecil. Dalam partitur, acciaccatura ditulis dengan garis miring.

3. Morden

Ornamentasi yang dimainkan sesuai dengan tempo lagu aslinya adalah morden. Morden dibagi menjadi dua, yaitu lower morden, yang dimainkan dari nada pokok ke nada bawah serta kembali lagi ke nada pokok, dan upper mordent yang dimainkan ke nada atas.

4. Appoggiatura

Penulisan Appoggiatura pada partitur musik mirip dengan Acciaccatura namun tanpa garis miring. Appoggiatura sendiri dimainkan saat ketukan jatuh serta posisinya menggeser not utama. Cara memainkannya dengan membagi not menjadi setengah not utama. Not bisa dimainkan 2/3 dari not utama jika memiliki titik.

5. Turn

Jenis ornamentasi musik yang terakhir adalah turn. Turn dimainkan dengan cara berbeda-beda, tergantung dari posisi tanda yang diletakkan di atas atau setelah not utama.

Baca juga: 3 Jenis Tekanan Nada dalam Musik

Kesimpulannya, penambahan nada-nada tertentu dengan tujuan untuk memberi hiasan pada melodi dan harmoni utama sebuah lagu disebut ornamentasi. Ornamentasi bisa dibedakan menjadi beberapa jenis, misalnya trill dan turn. (LOV)