Panduan Cara Penulisan Kata dalam EYD Edisi V

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam menulis Bahasa Indonesia yang baik dan benar, penulisan harus disertakan dengan Ejaan yang Disempurnakan (EYD). Apa yang dimaksud dengan EYD? Ejaan yang Disempurnakan (EYD) merupakan ejaan Bahasa Indonesia yang berlaku sejak tahun 1972. Ejaan ini telah menggantikan ejaan yang berlaku sebelumnya, yaitu Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi. Hingga saat ini EYD menjadi acuan utama untuk penulisan Bahasa Indonesia. Dalam perjalanannya, EYD mengalami beberapa kali revisi, hingga sekarang mengalami perubahan untuk yang ke-5. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai panduan cara penulisan kata dalam EYD edisi V.
Penjelasan Penulisan Kata EYD Edisi V
Dikutip dari buku Kamus Super Lengkap EYD yang ditulis oleh Arief Priyo Gunawan (2016: 5), Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan ejaan Bahasa Indonesia yang berlaku sejak tahun 1972. Ejaan ini hingga saat ini masih digunakan dan menjadi acuan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Adapun 7 aturan baru EYD disampaikan pada hari Kamis, 18 Agustus 2022. Berikut adalah panduan cara penulisan kata dalam EYD edisi V.
Penambahan kaidah baru, yaitu penambahan gabungan huruf vokal yang disebut dengan Monoftong. Penjelasan Monoftong adalah satu bunyi (bunyi tunggal) dan gabungan huruf vokal yang dilambangkan sebagai huruf Monoftong adalah “eu”.
Perubahan kaidah, yaitu pengkhususan penulisan bentuk terikat untuk kata yang berkaitan dengan Tuhan.
Perubahan redaksi “dipakai” menjadi “digunakan pada penggunaan tanda baca titik.
Pemindahan kaidah, yaitu tentang penulisan unsur serapan berupa imbuhan yang semula ada di PUEBI atau diatur dalam ejaan, dipindah ke Pedoman Umum Pembentukan Istilah (PUPI).
Penghapusan kaidah pemakaian tanda titik dalam daftar pustaka di antara nama penulis, tahun, judul tulisan, dan tempat terbit.
Perubahan contoh, yaitu penambahan dan penggantian contoh pada kaidah penulisan unsur serapan.
Perubahan tata penyajian isi terjadi pada penulisan unsur serapan umum bahasa Arab.
Demikian penjelasan mengenai panduan cara penulisan kata dalam EYD edisi V, semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)
