PBSI: Induk Organisasi Badminton Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulutangkis atau badminton merupakan salah satu cabang olahraga populer yang ada di Indonesia. Jika ada yang bertanya apakah nama induk organisasi badminton di Indonesia maka jawabannya adalah PBSI.
PBSI menjadi induk organisasi bagi seluruh elemen yang berkaitan dengan badminton. Organisasi ini memiliki peran besar dalam melakukan pembinaan, mengatur, dan mengembangkan olahraga ini di tingkat nasional maupun internasional.
Apakah Nama Induk Organisasi Badminton Di Indonesia? Jawabannya Adalah PBSI
Dikutip dari laman https://pbsi.id, PBSI merupakan singkatan dari Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia. Organisasi ini menjadi organisasi tertinggi yang menaungi seluruh insan bulutangkis Indonesia.
PBSI terbentuk setelah melalui sejarah panjang sejak masa penjajahan Belanda dan Jepang di Indonesia. Pada masa penjajahan, perkumpulan bulutangkis di Indonesia berjalan secara terpisah tanpa koordinasi atau visi bersama dalam mendukung perjuangan di alam merdeka.
Kondisi tersebut tidak dapat dibiarkan berlanjut sehingga diperlukan pembentukan organisasi nasional yang mampu mempersatukan seluruh aktivitas perbulutangkisan. Langkah strategis untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan mengumpulkan tokoh-tokoh bulutangkis dalam sebuah kongres.
Namun, kendala komunikasi antardaerah pada masa itu menyulitkan proses koordinasi. Upaya tersebut awalnya hanya terbatas di Pulau Jawa, terutama setelah terbentuknya PORI (Persatuan Olahraga Republik Indonesia), yang memfasilitasi komunikasi antarpengurus olahraga.
Melalui inisiatif Sudirman dan kawan-kawan, dilakukan pendekatan via surat kepada berbagai tokoh untuk mendirikan organisasi bulutangkis nasional. Upaya tersebut berhasil membuahkan hasil dengan diselenggarakannya pertemuan pada 5 Mei 1951 di Bandung.
Pertemuan tersebut menandai berdirinya PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) dan dicatat sebagai Kongres Pertama PBSI.
Susunan pengurus pertama terdiri dari A. Rochdi Partaatmadja sebagai Ketua Umum, Soedirman sebagai Ketua I, Tri Tjondrokoesoemo sebagai Ketua II, Amir sebagai Sekretaris I, E. Soemantri sebagai Sekretaris II, Rachim sebagai Bendahara I, dan Liem Soei Liong sebagai Bendahara II.
Dengan terbentuknya struktur kepengurusan pusat, organisasi di tingkat daerah secara otomatis berubah menjadi Pengda (Pengurus Daerah), sementara di tingkat kabupaten/kota disebut Pengcab (Pengurus Cabang). Hingga Agustus 1977, tercatat 26 Pengda di seluruh Indonesia (kecuali Timor-Timur) dan 224 Pengcab, dengan jumlah perkumpulan anggota PBSI mencapai sekitar 2000 kelompok.
Baca juga: Mengenal Dua Macam Pukulan Lob dalam Bulu Tangkis
Jadi kesimpulannya jika ada yang bertanya apakah nama induk organisasi badminton di indonesia maka jawabannya adalah PBSI. (WWN)
