Konten dari Pengguna

Pembahasan Singkat Teori Psikososial Erikson pada Tahap Usia Remaja

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Pembahasan Singkat Teori Psikososial Erikson pada Tahap Usia Remaja Sumber: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Pembahasan Singkat Teori Psikososial Erikson pada Tahap Usia Remaja Sumber: pixabay.com

Pertumbuhan remaja sebelum menjadi dewasa dalam kacamata dunia psikologi dipengaruhi oleh berbagai tahapan. Dalam hal ini, Erik Erikson menjelaskannya dalam teori psikosial. Jika mendapati soal jelaskan teori psikososial Erikson pada tahap usia remaja, maka simaklah pembahasan berikut.

Mengutip buku Psikologi Untuk Keperawatan karya Sunaryo (49:2004), Erikson mengembangkan teori psikososial sebagai pengembangan teori psikoanalisis dari Freud. Di dalam teori psikososial disebutkan bahwa tahap perkembangan individu selama siklus hidupnya, dibentuk oleh pengaruh sosial yang berinteraksi dengan individu yang matang secara fisik dan psikologis.

Baca juga: 8 Tahapan dari Perkembangan Psikososial Menurut Teori Erik Erikson

Teori Psikososial Erikson Pada Tahap Usia Remaja

Ilustrasi: Pembahasan Singkat Teori Psikososial Erikson pada Tahap Usia Remaja Sumber: pixabay.com

Jelaskan teori psikososial Erikson pada tahap usia remaja! Jawabannya dapat disimak dalam pembahasan singkat berikut ini.

Erik Erikson lahir di Franfrurt Jerman, pada tanggal 15 Juni 1902 adalah ahli analisa jiwa dari Amerika. Dalam pandangan teori psikososial Erik Erikson tahap usia remaja (12-18 tahun), disebut sebagai tahap identitas. Berikut adalah gambaran singkat tentang tahapan tersebut:

  • Remaja mulai mempertanyakan identitas diri mereka dan bagaimana pandangan orang lain terhadap kepribadian mereka.

  • Remaja mulai berperasaan terhadap identitasnya masing-masing seiring dengan perkembangan fisik dan kognitif remaja.

  • Remaja mulai mengeksplor dan memperluas pegaulan dengan tergabung dengan kelompok-kelompok sosial yang nyaman bagi mereka.

  • Remaja mulai membangun humbungan lebih intim dengan teman-teman sebaya.

  • Remaja mulai merepresentasikan versi terbaik dari dirinya.

Dalam hal ini sejumlah proses tahapan tersebut jika sudah terbentuk dengan stabil dan baik, maka hal itu dapat menjadi sumber kepercayaan diri bagi remaja dalam mengatasi tahapan-tahapan pada siklus usia selanjutnya.

Seperti dikutip dari buku Pembelajaran Berbasis Proyek karya Ibnu Mahtumi, Ine Rahayu Purnamaningsih dan Tedi Purbangkara (137:2022), teori psikososial Erik Erikson berfokus pada perkembangan di sepanjang umur berhasil mengelola tantangan di setiap tahap mengarah pada munculnya kebajikan psikologis seumur hidup.

Inti dari teori psikososial Erikson adalah perkembangan emosional sejajar dengan pertumbuhan fisik. Pada tahapan usia menuju kedewasaan seseorang akan berkembang secara biologis, psikologis dan sosial.

Demikian ulasan singkat tentang teori psikososial Erikson dalam tahap usia remaja. Semoga dapat menjadi refrensi yang berguna. (ANG)