Pembentukan Identitas Sosial Individu Menggunakan Model Interaksional

Berita Terkini
Penulis kumparan
Konten dari Pengguna
21 Januari 2024 17:12 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Pembentukan Identitas Sosial Individu Menggunakan Model Interaksional. Foto: dok. Unsplash/Annie Spratt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pembentukan Identitas Sosial Individu Menggunakan Model Interaksional. Foto: dok. Unsplash/Annie Spratt
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Deskripsikan pembentukan identitas sosial individu menggunakan model interaksional! Materi tersebut dibahas dalam mata pelajaran sosiologi, khususnya mengenai pembentukan identitas sosial individu.
ADVERTISEMENT
Dengan materi ini siswa dapat mengenal lebih jauh mengenai definisi identitas sosial individu beserta metode pembentukannya sesuai dengan yang dibahas.

Penjelasan Pembentukan Identitas Sosial Individu Menggunakan Model Interaksional

Ilustrasi Pembentukan Identitas Sosial Individu Menggunakan Model Interaksional. Foto: dok. Unsplash/Brooke Cagle
Dikutip dari dalam buku berjudul Teori Hubungan Internasional: Dari Perspektif Klasik Sampai Non-Barat, yang disusun Mohamad Rosyidin (2020: 86), identitas sosial adalah identitas yang muncul akibat proses interaksi antar aktor.
Identitas ini cenderung mudah berubah sebab tercipta melalui proses interaksi sosial atau intersubjektivitas. Contoh identitas sosial adalah status dan peran seseorang dalam masyarakat.
Status dan peran adalah kedudukan yang dimiliki seseorang melalui pengakuan orang lain. Oleh sebab itu, seseorang tidak dapat mengandalkan subjektivitas dirinya sendiri untuk memperoleh status dan peran, tetapi diperlukan persetujuan dari lingkungan sosial.
ADVERTISEMENT
Identitas sosial individu ini dapat terbentuk dengan menggunakan model Interaksional. Deskripsikan pembentukan identitas sosial individu menggunakan model Interaksional. Apa itu model interaksional?
Dikutip dari dalam buku berjudul Pengantar Ilmu Komunikasi: Sebuah Pendekatan Kritis dan Komprehensif, Yasir (2020: 74), model interaksional menganggap manusia sebagai makhluk yang jauh lebih aktif dalam menerima pesan sebab manusia terus menerus menciptakan pesan.
Menurut model ini, orang-orang yang berperan sebagai komunikator bersifat aktif, reflektif, dan kreatif dalam menafsirkan dan menampilkan perilaku yang rumit untuk diramalkan.
Dengan begitu, identitas sosial individu menggunakan model interaksional berarti identitas sosial individu terbentuk melalui interaksi sosial dengan lingkungan sekitarnya.
Proses pembentukan identitas sosial individu melalui model interaksional terdiri dari tiga tahap, yaitu persepsi individu dan persepsi sosial, identifikasi, serta komitmen dan internalisasi.
ADVERTISEMENT
Model ini seseorang akan mendapatkan porsi perhatian yang sama besarnya baik dari kelompok maupun individu. Sehingga faktor yang membentuk identitas sosial individu dapat dipengaruhi dari interaksi sosial dalam kelompok maupun interaksi sosial antar individu.
Proses tersebut memungkinkan identitas sosial individu tidak hanya terbentuk melalui internalisasi nilai yang berkembang dalam kelompoknya saja, melainkan juga ditentukan kemampuan seseorang dalam mengambil keuntungan dari identitas kelompok lain.
Pemaparan mengenai deskripsikan pembentukan identitas sosial individu menggunakan model interaksional yang disajikan dalam artikel ini dapat dijadikan sebagai materi belajar bagi siswa. (DAP)