Konten dari Pengguna

Pendiri Indische Partij dan Sejarahnya di Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Siapa Pendiri Indische Partij di Indonesia, Foto Unsplash Falaq Lazuardi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Siapa Pendiri Indische Partij di Indonesia, Foto Unsplash Falaq Lazuardi

Sepanjang adanya Indonesia, negara kita ini telah melalui banyak peristiwa bersejarah bahkan dari sebelum kemerdekaan. Salah satunya adalah pendirian organisasi Indische Partij. Siapa pendiri Indische Partij dan apa yang dimaksud dengan organisasi tersebut?

Simak ulasan selengkapnya di bawah ini beserta sejarah singkat mengenai Indische Partij.

Apa dan Siapa Pendiri Indische Partij di Indonesia?

Mengutip buku Nasionalisme dan Pergerakan Kebangsaan Indonesia oleh Darwati, S.Pd., M.Pd (2022:52), Indische Partij merupakan organisasi pergerakan pertama yang bercorak politik dan dengan program nasional yang meliputi pengertian nasionalisme modern.

Organisasi tersebut bergerak untuk memperjuangkan persatuan bangsa. Tak hanya itu, organisasi itu juga mengemukakan bahwa perasaan nasionalisme lah yang bisa menjadi landasan perjuangan. Tujuan dari adanya organisasi ini adalah agar Indonesia merdeka.

Indische Partij didirikan oleh seorang Belanda yang bernama Dr. Ernest Francois Eugene Douwes Dekker atau juga disebut sebagai Danudirdjo Setiabudi.

Ilustrasi Siapa Pendiri Indische Partij di Indonesia, Foto Unsplash Rizky Rahmat Hidayat

Meskipun seorang Belanda, memang Douwes Dekker membela bangsa Indonesia. Bahkan sebelum mendirikan Indische Partij, beliau membuat propaganda yang intinya menunjukkan pembelaannya tersebut.

Douwes Dekker mendirikan organisasi ini pada tanggal 25 Desember 1912 di Bandung sebagai organisasi campuran pribumi dengan Belanda.

Lalu, beliau dibantu oleh dua orang lain, yaitu Ki Hadjar Dewantara dan dr. Tjipto Mangoenkoesomo sehingga Indische Partij pun semakin eksis dan mereka disebut sebagai Tiga Serangkai.

Perkembangan dari Indische Partij

Dalam perkembangannya, organisasi Indiscje Partij berusaha agar bangsa Indonesia memiliki rasa cinta terhadap tanah air karena ia mempunyai semboyan “Indie untuk Indier”.

Dengan begitu, organisasi ini berharap agar semua Indier bekerjasama agar Indonesia dapat semakin maju. Oleh sebab itu, organisasi ini pun berkembang secara pesat

Itulah mengapa Pemerintah Belanda menentang keras organisasi Indische Partij dan tidak menyukai keberadaan Tiga Serangkai yang menjadi dalang organsasi tersebut.

Belanda pun tidak mengabulkan permintaan organisasi tersebut agar bisa mempunyai badan hukum pada 4 Maret 1913. Sejak saat itulah, Indische Partij dinyatakan sebagai partai terlarang.

Itulah sejarah singkat mengenai pengertian dan pendiri Indische Partij serta perkembangan dari organisasi tersebut. Jika seorang Belanda saja bisa memperjuangkan bangsa kita seperti itu, mengapa kita tidak? (LOV)