Penentuan Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi Lengkap

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indikator pencapaian kompetensi ditentukan berdasarkan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Indikator pencapaian kompetensi juga dijadikan sebagai penanda pencapaian kompetensi dasar. Hal ini ditandai dengan adanya perubahan perilaku.
Pembahasan mengenai penentuan dasar indikator pencapaian kompetensi ini dapat Anda ketahui untuk menambah wawasan Anda.
Penjelasan Ringkas Penentuan Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
Dalam proses KBM atau kegiatan belajar mengajar, kita mengenal indikator pencapaian kompetensi yang digunakan sebagai acuan dalam mengukur keberhasilan belajar atau pencapaian kompetensi dasar yang sudah ditetapkan sebelumnya.
Penjelasan mengenai apa itu indikator pencapaian dibahas secara lengkap dalam buku berjudul Desain Pembelajaran: Sebuah Pengantar yang ditulis oleh Ahmad Suryadi, M.Pd. (2022: 155).
Dikutip dari dalam buku tersebut bahwa indikator kompetensi adalah perilaku yang dapat diukur atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran.
Sedangkan indikator pencapaian kompetensi merupakan rumusan kemampuan yang harus dilakukan atau ditampilkan oleh siswa untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar. Indikator pencapaian kompetensi juga dapat didefinisikan sebagai acuan penilaian mata pelajaran.
Dalam merumuskan indikator pencapaian kompetensi, guru perlu memperhatikan beberapa hal penting. Hal ini selaras dengan yang dijelaskan dalam buku berjudul Paradigma Baru Mengajar yang disusun oleh Prof.Dr. Wina Sanjaya, M.Pd (2017: 74).
Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa indikator pencapaian disusun untuk menentukan keberhasilan pencapaian kompetensi dasar. Dengan begitu, indikator pencapaian dirumuskan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian. Dalam merumuskan indikator, perlu memperhatikan beberapa poin antara lain:
Indikator perlu dirumuskan dalam bentuk perubahan perilaku yang dapat diukur keberhasilannya
Perilaku yang dapat diukur tersebut berorientasi pada hasil belajar dan bukan pada proses belajar.
Setiap indikator sebaiknya mengandung hanya satu bentuk perilaku.
Indeks pencapaian kompetensi dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik siswa, mata pelajaran, satuan pendidikan, serta potensi daerah. Adanya indikator pencapaian kompetensi ditentukan berdasarkan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya.
Baca juga: Pengertian Pembelajaran beserta Tujuan dan Contohnya
Demikian pembahasan tentang faktor penentu indikator pencapaian kompetensi. Semoga bermanfaat. (DAP)
