Pengenalan Pola: Pengertian, Contoh, dan Tahapannya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pattern recognition adalah salah satu bidang studi dalam ilmu komputer. Pattern recognition disebut juga dengan pengenalan pola. Apa yang dimaksud dengan pengenalan pola? Untuk orang yang awam dengan ilmu komputer pasti tidak tahu apa itu pengenalan pola. Malah mungkin saja ada yang baru dengar istilah pengenalan pola. Agar kalian bisa mengerti apa yang dimaksud dengan pengenalan pola serta contoh dan tahapannya, simak penjelasan berikut ya.
Pengenalan Pola dalam Ilmu Komputer
Apa pengertian pengenalan pola atau pattern recognition? Dikutip dari buku Kemometrika oleh Rochman, Irnawati, dan Riswanto (2021), pengenalan pola terkait dengan pengelompokan (klasifikasi) dan deskriminasi. Kamus daring komputer menyatakan bahwa pengenalan pola ditujukan untuk mengelompokan data (pola), baik berdasarkan pada pengenalan sebelumnya maupun berdasarkan pada informasi statistik yang diekstrasi dari suatu pola tertentu.
Tujuan pengenalan pola adalah memberikan kemampuan untuk komputer agar bisa mengenali keberadaan suatu objek atau peristiwa pada suatu tempat dan menemukan nama atau jenis dari objek atau peristiwa tersebut.
Contoh Pengenalan Pola
Contoh pengenalan pola dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari seperti:
Smartphone kalian yang bisa mengenali wajah dan suara kalian
Bisa melakukan transkripsi seperti mengubah suara menjadi teks
Tahapan Pengenalan Pola
Tahapan dalam pengenalan pola adalah penginderaan (sensing), segmentasi, ekstraksi ciri, dan inferensi (klasifikasi). Berikut penjelasannya:
Penginderaan. Tahap penginderaan adalah tahapan saat komputer menggunakan berbagai jenis sensor untuk merekam data di lingkungan sekitar. Contohnya adalah sensor citra (kamera), sensor suara (mikrofon), dan sensor gerakan atau getaran.
Segmentasi. Tahap segmentasi adalah tahap untuk menentukan keberadaan dari target yang jadi objek pengenalan dalam rekaman data. Contohnya hasil tangkapan dari kamera bisa diolah untuk menentukan lokasi atau keberadaan wajah manusia.
Ekstrasksi ciri. Tahap ini adalah tahap pengenalan pola, dimana komputer akan mengambil atribut-atribut (deskriptor) dari target yang sudah tersegmentasi. Misalnya untuk manusia deskriptor bisa berupa tinggi badan dan warna kulit.
Inferensi. Tahapan selanjutnya adalah inferensi. Pada tahap ini deskriptor-deskriptor yang sudah diambil akan digunakan komputer untuk inferensi. Contohnya adalah identifikasi wajah.
Jadi, pattern recognition disebut juga dengan pengenalan pola. Dengan adanya pengenalan pola maka komputer bisa mengambil data dan mengenali objek atau peristiwa di lingkungan sekitar. Contoh yang paling mudah ditemui adalah smartphone yang bisa mengenali wajah. (KRIS)
