Pengertian Aberasi, Penyebab, dan Contohnya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aberasi adalah istilah yang sering digunakan dalam berbagai bidang, seperti optik, astronomi, biologi, dan teknologi. Dalam bidang optik, pengertian aberasi ada kaitannya kemampuan mata dan kelainan yang diderita.
Kali ini kita akan membahas lengkap mengenai pengertian, penyebab, dan contoh aberasi yang bisa terjadi. Lebih tepatnya, aberasi yang berhubungan dengan bidang optik.
Aberasi: Distorsi Terkait Astigmatisme
Aberasi adalah distorsi yang berhubungan dengan astigmatisme. Inilah yang menyebabkan munculnya ketidakmampuan sinar cahaya memasuki mata untuk bertemu (berkumpul) ke titik fokus tunggal pada retina. Hal ini bisa juga terjadi sebagai bentuk mutasi karena perubahan struktur kromosom.
Dalam optik, aberasi adalah penyimpangan cahaya yang terjadi ketika cahaya melewati lensa atau cermin. Akhirnya mengakibatkan gambar yang terbentuk tidak dapat sempurna atau kabur.
Dikutip dari buku Update Soal & Strategi Lolos SPMB PKN STAN 2020, TIM SMART PLC, 2020, istilah aberasi sering digunakan untuk menggambarkan penyimpangan optik yang terjadi pada sistem optik yang digunakan untuk memfokuskan cahaya. Inilah yang menyebabkan terjadinya astigmatisme.
Astigmatisme adalah suatu kelainan refraksi pada mata. Cahaya yang masuk ke mata tidak dapat difokuskan dengan baik pada retina karena bentuk kornea atau lensa mata yang tidak teratur. Akibatnya, gambar yang terbentuk pada retina menjadi kabur atau tidak jelas.
Astigmatisme dapat menyebabkan mata terasa lelah, sakit kepala, atau penglihatan ganda. Gejala ini dapat memengaruhi kinerja dan produktivitas seseorang dalam aktivitas sehari-hari, seperti membaca, menulis, atau mengemudi.
Baca Juga: Jawaban Pertanyaan TTS: Penglihatan yang Kurang Jelas
Penyebab Terjadinya Aberasi
Penyebab aberasi dapat bermacam-macam, seperti:
Bentuk lensa atau cermin yang tidak sempurna
Posisi atau sudut pandang pengamat
Perubahan suhu atau tekanan di sekitar lensa atau cermin
Aberasi dapat terjadi dalam beberapa jenis, seperti aberasi sferis, aberasi kromatik, dan aberasi koma, yang masing-masing terjadi karena berbagai faktor yang mempengaruhi pemfokusan cahaya.
Contoh Aberasi
Beberapa contoh aberasi yang bisa terjadi pada mata, antara lain adalah:
Astigmatisme
Aberasi Koma
Aberasi sferis yang memfokuskan cahaya yang masuk ke mata pada titik yang berbeda-beda di permukaan retina.
Aberasi kromatik
Aberasi akomodasi yang umum terjadi pada orang berusia lanjut.
Demikian penjelasan lengkap mengenai aberasi adalah jenis distorsi atau mutasi dan perubahan dalam bidang optik. Diseratakan pula beberapa penyebab dan contohnya agar mudah dipahami. Semoga bermanfaat. (DNR)
