Konten dari Pengguna

Pengertian Arus Konvensional dan Aliran Elektron

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: Pexels/Pixabay

Semua peralatan elektronik yang digunakan selalu mengandung arus listrik. Dalam dunia kelistrikan terdapat istilah arus konvensional. Arus konvensional adalah arus standar yang listriknya mengalir dari postif baterai ke negatif baterai.

Terdapat dua teori yang menjelaskan bagaimana listrik mengalir. Yang pertama adalah teori elektron dan yang kedua adalah teori konvensional.

Pengertian Arus Konvensional

Sumber: Unsplash/the johnny me

Sebelum elektron ditemukan, arus listrik dinyatakan sebagai partikel- partikel bermuatan positif yang bergerak dari kutub positif baterai ke kutub negatif baterai. Dengan demikian, aliran muatan listrik positif selalu mengalir dari titik dengan muatan positif lebih banyak ke titik dengan muatan positif yang lebih sedikit.

Arus listrik dan arus konvensional adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan aliran muatan listrik dalam suatu rangkaian. Berikut adalah perbedaan utama antara arus konvensional dan arus listrik:

1. Arah Aliran

  • Arus konvensional: Pada arus konvensional, aliran muatan positif dianggap sebagai arah aliran arus. Hal ini terjadi sebelum ditemukannya elektron dan didasarkan pada asumsi bahwa muatan positif berpindah dari terminal positif baterai ke terminal negatif.

  • Arus listrik: Pada kenyataannya, arus listrik adalah aliran elektron bermuatan negatif dalam suatu rangkaian. Elektron berpindah dari terminal negatif sumber tegangan (seperti baterai) ke terminal positif.

2. Sifat Pembawa Muatan

  • Arus konvensional: Arus konvensional mengasumsikan bahwa muatan positif (yang biasanya berupa proton dalam inti atom) adalah pembawa arus.

  • Arus listrik: Arus listrik dibawa oleh partikel bermuatan negatif, biasanya elektron pada sebagian besar bahan konduktif.

3. Representasi Matematis

  • Arus konvensional: Arus konvensional dilambangkan dengan simbol 'I' dan diukur dalam ampere (A).

  • Arus listrik : Arus listrik juga dilambangkan dengan simbol 'I' dan diukur dalam ampere (A).

4. Aliran Aktual

  • Arus konvensional: Aliran arus konvensional adalah konsep teoretis yang menyederhanakan analisis rangkaian. Diasumsikan bahwa muatan positif mengalir dari terminal positif ke terminal negatif sumber tegangan.

  • Arus listrik: Arus listrik mewakili aliran elektron sebenarnya dalam suatu rangkaian.

Baca juga: Memahami Kelistrikan, Sifat Benda yang Muncul dari Adanya Muatan Listrik

Singkatnya, perbedaan utama antara arus listrik dan arus konvensional adalah terletak pada arah dan sifat pembawa muatan. Arus konvensional mengasumsikan aliran muatan positif, sedangkan arus listrik mewakili aliran elektron bermuatan negatif. (SASH)