Pengertian Aurat Menurut Bahasa dan Istilah

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada era modern, memilih pakaian bukanlah perkara mudah. Sebab kita harus menentukan model yang sesuai, warna, maupun harga. Namun pada esensinya pakaian adalah menutup aurat seseorang. Sebagaimana Allah berfirman dalam Surat Al A’raf ayat 32 yang artinya,
Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan.”
Namun apakah Anda sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan aurat dan bagian-bagian mana saja yang termasuk aurat?
Aurat Menurut Bahasa dan Istilah
Mengutip buku Syarah Fathal Qarib oleh Tim Pembukuan Mahad Al-Jamiah Al-Aly UIN Malang (2020: 369), aurat secara bahasa, aurat memiliki arti kekurangan dan sesuatu yang dianggap buruk. Sedangkan menurut istilah, aurat adalah sesuatu yang wajib ditutup dan haram untuk dilihat, baik selama sholat maupun diluar sholat.
Untuk mengetahui aurat pada laki-laki, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan batasan aurat untuk seorang laki-laki,
Karena di antara pusar sampai lutut adalah aurat.” (HR. Ahmad no. 187 dan Al Baihaqi no. 229)
Sedangkan aurat pada seorang perempuan dijelaskan dalam Surat An Nur ayat 31 yang artinya,
"Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya.”
Secara terperinci Aisyah menjelaskan aurat pada perempuan berdasarkan peringatan Nabi Muhammad kepada Asma, adik Aisyah.
Asma’ binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam dengan memakai pakaian yang tipis. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berpaling darinya dan bersabda, “wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya, kecuali ini dan ini”, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya.” (HR. Abu Daud 4140)
Setelah mengetahui aurat pada laki-laki dan perempuan, lantas apa tujuan dari menutup aurat?
Terlihat berbeda dengan makhluk lain
Terhindar dari dosa
Sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT
Sebagai identitas seorang Muslim
Melindungi dari fitnah, terutama untuk wanita
Menghindari penyakit
Dengan mengetahui aurat pada tubuh kita, maka kita perlu belajar untuk menutupi aurat-aurat tubuh kita. Sehingga kita terhindar dari berbagai maksiat dan mendapatkan manfaat seperti yang sudah dijelaskan di atas. (MZM)
