Pengertian Auxiliary Verb dalam Bahasa Inggris

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Auxiliary Verb adalah jenis kata kerja dalam bahasa Inggris. Fungsinya adalah untuk membantu kata kerja utama (main verb) dalam membentuk struktur kalimat tertentu.
Kata kerja bantu ini tidak memiliki makna penuh ketika berdiri sendiri. Namun, sangat penting dalam menentukan makna dan konteks kalimat, terutama dalam aspek tense (waktu), mood (suasana), dan voice (bentuk aktif atau pasif).
Pengertian Auxiliary Verb
Dikutip dari buku Modul English Grammar, Mien dkk (2017: 159), pengertian auxiliary verb adalah kata kerja bantu yang muncul sebelum kata kerja utama di dalam suatu kalimat. Tujuannya untuk memodifikasi makna dari kata kerja utama tersebut.
Tidak seperti kata kerja utama, auxiliary verb tidak memiliki arti sendiri. Secara umum, auxiliary verb dibagi menjadi tiga jenis utama, yaitu primary auxiliary verb, modal auxiliary verb, dan semi-modal auxiliary verb.
Masing-masing memiliki fungsi dan penggunaannya sendiri dalam struktur bahasa Inggris.
1. Primary Auxiliary Verb
Primary auxiliary verb meliputi kata kerja be, have, dan do. Ketiga kata kerja ini merupakan kata kerja bantu utama yang sering digunakan dalam berbagai bentuk kalimat. Berikut adalah penjelasan masing-masing:
Be: Kata kerja ini digunakan dalam bentuk kalimat pasif dan continuous tense. Contoh kalimat: “The cake is being baked” (kue sedang dipanggang). Dalam kalimat ini, "is" sebagai auxiliary verb membantu menunjukkan bahwa kegiatan tersebut sedang berlangsung.
Have: Digunakan untuk menunjukkan perfect tense. Contoh: “She has finished her homework” (Dia telah menyelesaikan pekerjaannya). Kata "has" menunjukkan bahwa tindakan ini sudah selesai.
Do: Digunakan dalam kalimat negatif, interogatif, atau penekanan (emphasis). Misalnya, “Do you like ice cream?” (Apakah kamu suka es krim?). Di sini, “do” digunakan untuk membentuk kalimat tanya.
2. Modal Auxiliary Verb
Modal auxiliary verb adalah kata kerja bantu yang digunakan untuk menyatakan kemungkinan, izin, kemampuan, keharusan, dan berbagai nuansa lainnya. Modal verbs yang umum meliputi can, could, will, would, shall, should, may, might, dan must.
Contoh penggunaannya antara lain:
Can: Menyatakan kemampuan atau izin. Contoh: “She can swim” (Dia bisa berenang).
Must: Menyatakan keharusan atau kewajiban. Contoh: “You must wear a helmet” (Kamu harus memakai helm).
May: Digunakan untuk izin atau kemungkinan. Contoh: “May I leave early?” (Bolehkah saya pergi lebih awal?).
3. Semi-Modal Auxiliary Verb
Semi-modal auxiliary verb adalah kata kerja bantu yang mirip dengan modal verb, tetapi memiliki karakteristik unik dan tidak sepenuhnya bersifat modal. Contohnya termasuk need, dare, used to, dan ought to. Misalnya:
Need: Dalam kalimat, "You need not worry" (Kamu tidak perlu khawatir), “need” berfungsi sebagai auxiliary verb yang menyatakan tidak adanya keharusan.
Ought to: Menunjukkan kewajiban atau saran. Contoh: “You ought to visit your parents” (Kamu sebaiknya mengunjungi orang tua).
Baca juga: Bedanya Him dan Her beserta Contohnya
Pengertian auxiliary verb adalah elemen penting dalam bahasa Inggris yang membantu menyusun berbagai bentuk kalimat. Penggunaannya yang tepat dapat menentukan makna kalimat secara keseluruhan, baik itu dalam menyatakan waktu, suasana, maupun bentuk. (Gin)
