Konten dari Pengguna

Pengertian Bacaan Tashil dan Cara Membacanya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bacaan Tashil, Foto Pexels Rodnae Productions
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bacaan Tashil, Foto Pexels Rodnae Productions

Alquran merupakan kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw sebagai mukijzat untuk menjadi pedoman bagi umat Islam. Oleh sebab itu, sebagai umat Muslim sudah sepantasnya kita bisa membaca Alquran dan mendalami maknanya sehingga bisa menjadi petunjuk kita dalam menghadapi kehidupan dunia dan akhirat. Namun, dalam membaca Alquran kita perlu memperhatikan dan mempelajari aturan-aturan yang ada agar bisa membaca Alquran dengan benar dan sesuai maknanya. Salah satunya adalah terdapat aturan mengenai bacaan Tashil. Apa itu bacaan Tashil dan bagaimana cara membacanya? Simak penjelasannya dalam artikel berikut ini.

Apa Itu Bacaan Tashil?

Sebelum ke penjelasan lebih lanjut terkait pengertian bacaan Tashil, kita pahami dulu Alquran sebagai kitab suci yang istimewa. Mengutip dari buku Shadow Teacher oleh Yulinarti Setianingrum, S.Pd (2019:123), bahwa Alquran adalah kitab suci yang istimewa. Salah satu keistimewaan Alquran adalah satu-satunya kitab suci yang dijamin keasliannya oleh Allah SWT, sebagaimana ditegaskan dalam QS. Al-Hijr ayat 9 yang artinya

“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Alquran dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.”

Seperti yang sudah dijelaskan di paragraf pertama, dalam membaca Alquran perlu memperhatikan aturan-aturan bacaan yang ada agar kita bisa membacanya sesuai makna. Salah satu aturan bacaan adalah bacaan Tashil.

Ilustrasi Bacaan Tashil, Foto Pexels Abdulmeilk Aldawsari

Bacaan Tashil merupakan salah satu dari bacaan Gharib. Pengertian bacaan Tashil adalah bacaan yang mana memiliki dua hamzah di antara alif. Hamzah pertama harus dibaca jelas atau tahqiq dan pendek, sedangkan hamzah kedua harus dibaca Tashil.

Dalam Alquran menurut qira’ah Imam Ashim riwayat Hafs, hanya terdapat satu bacaan Tashil yaitu dalam Surat Fussilat ayat 44. Bacaan tersebut adalah:

ءَاَ۬عْجَمِيٌّ

Cara membaca penggalan ayat tersebut adalah hamzah pertama dilafalkan seperti hamzah biasa, namun pada hamzah kedua dilafalkan antara hamzah dan alif, yaitu seperti huruf ha’ namun samar. Sehingga penggalan ayat di atas kira-kira dibaca seperti “aha’jamiyyu”.

Demikian arti bacaan Tashil yang hanya ditemukan di Surat Fussilat ayat 44 tersebut. Semoga dapat membantu kita agar bisa membaca Alquran dengan lebih baik. (LOV)