Pengertian Bunga Majemuk Lengkap dengan Rumusnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bunga majemuk adalah bunga yang dihitung berdasarkan jumlah nilai uang awal dan bunga yang dikumpulkan dalam periode waktu tertentu. Bunga majemuk berbeda dengan bunga pada umumnya yang digunakan.
Perbedaan bunga majemuk dengan bunga pada umumnya membuat perhitungan bunga majemuk mengalami perbedaan pula. Dengan mengetahui pengertian bunga majemuk beserta rumusnya, perhitungan bunga majemuk dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Pengertian Bunga Majemuk
Bunga majemuk adalah bunga yang dihitung atas jumlah pokok ditambah bunga yang diperoleh sebelumnya. Dengan begitu, bunga yang diperoleh dari sebelumnya akan dimasukkan sebagai jumlah pokok untuk menghitung bunga pada periode selanjutnya.
Mengutip buku Ekonomi Teknik, Muhammad Faisal Ibrahim, Mira Rinienta (2020: 38), bunga majemuk berbeda dengan bunga sederhana yang hanya dihitung berdasarkan jumlah awal pinjaman.
Bunga majemuk dihitung berdasarkan besar pinjaman awal kemudian ditambah dengan bunga yang diakumulasikan dari periode ke periode. Secara sederhana, bunga majemuk sering disebut sebagai bunga yang berbunga.
Terdapat beberapa poin penting yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah menentukan n dengan melihat periode waktu yang digunakan dalam perhitungan.
Periode yang digunakan sangat beragam seperti jangka periode tahun, bulan, semester, atau periode waktu lainnya. Setelah diketahui periode waktu yang digunakan, maka jangka waktu tersebut dikaitkan dengan persenan suku bunga.
Selain menentukan n dengan melihat periode jangka waktu, dalam menghitung bunga majemuk juga perlu mencermati nilai n tersebut. Jika n adalah bilangan bulat maka dapat menggunakan tabel bunga atau rumus. Jika n bukan bilangan bulat maka perhitungan dapat dilakukan hanya dengan menggunakan rumus bunga majemuk.
Dikutip dari buku Matematika Bisnis untuk Pemula yang ditulis Muh. Irfandy Azis (2021: 93), pada bunga majemuk bunga dihitung lebih dari satu kali selama jangka waktu pinjaman atau investasi.
Kemudian bunga ditambahkan ke pokok pinjaman, jumlah dari pokok dan bunga kemudian menjadi pokok untuk perhitungan bunga berikutnya. Setelah itu bunga tersebut dibebankan atau dibayar pada jumlah yang baru.
Rumus Bunga Majemuk
Bunga majemuk dikatakan sebagai (pokok + bunga) yang berbunga. Untuk memudahkan menghitung bunga majemuk, berikut ini adalah rumus bunga majemuk.
M = P(1+i)^n
Keterangan :
M: nilai jatuh tempo bunga majemuk
P: Pokok pinjaman atau investasi
I: tingkat bunga pinjaman atau investasi
N: periode bunga pinjaman atau investasi
I = M - P
Keterangan:
I: total bunga majemuk
M: nilai jatuh tempo bunga majemuk
P: pokok pinjaman atau investasi
Baca juga: Pengertian, Contoh, dan Rumus Bunga Tunggal
Demikian pembahasan pengertian bunga majemuk yang dilengkapi dengan rumusnya. Penjelasan ini dapat dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan tentang jenis bunga. (DAP)
