Pengertian Bunyi dalam Seni Musik yang Wajib Diketahui Siswa

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bunyi adalah gelombang yang dapat dirasakan oleh indra pendengar. Bunyi menjadi salah satu unsur seni musik. Lalu, sebenarnya apa yang dimaksud dengan pengertian bunyi dalam seni musik?
Pengertian ini tentunya menjadi hal yang wajib diketahui oleh siswa, terutama siswa yang baru belajar musik. Pasalnya, materi ini merupakan bagian dari materi dasar dalam bermusik.
Pengertian Bunyi dalam Seni Musik
Dikutip dari buku Seni Budaya Kelas XI, Usman Suhana Bisri, (2020), seni musik adalah seni tentang kombinasi ritmik dari nada-nada, baik vokal maupun instrumental yang meliputi melodi dan harmoni.
Musik menjadi salah satu bentuk ekspresi dari segala rasa yang dimiliki oleh manusia. Oleh sebab itu, musik sering dijadikan sebagai ungkapan perasaan oleh penciptanya. Musik sendiri memiliki banyak unsur, salah satunya adalah bunyi.
Pengertian bunyi dalam seni musik adalah sebuah gelombang yang bisa ditangkap oleh indra pendengaran manusia. Dari bunyi dapat menghasilkan nada, melodi, irama, harmoni, dan musik itu sendiri.
Dalam seni musik ada beberapa aspek dasar bunyi atau suara yang biasanya dikenal dengan pitch atau tinggi nada, kemudian ada nada, intensitas dan juga timbre atau warna suara. Berikut penjelasan lengkapnya.
Bunyi harus memiliki frekuensi atau tinggi rendahnya bunyi yang teratur dan dapat diukur. Frekuensi bunyi diukur dalam satuan Hertz (Hz), yaitu jumlah getaran per detik.
Semakin tinggi frekuensi bunyi, semakin tinggi pula nada yang dihasilkan. Sebaliknya, semakin rendah frekuensi bunyi, semakin rendah pula nada yang dihasilkan.
Bunyi harus memiliki durasi atau lamanya bunyi dibunyikan. Durasi bunyi diukur dalam satuan detik (s) atau menit (m).
Durasi bunyi menentukan panjang pendeknya nada dalam sebuah melodi. Durasi bunyi juga berpengaruh pada irama atau ritme, yaitu gerak yang teratur mengalir karena munculnya aksen secara tetap.
Bunyi harus memiliki intensitas atau keras lembutnya bunyi. Intensitas bunyi diukur dalam satuan desibel (dB), yaitu ukuran kekuatan tekanan udara yang ditimbulkan oleh bunyi.
Intensitas bunyi menentukan keras lembutnya nada dalam sebuah melodi. Intensitas bunyi juga berpengaruh pada dinamika, yaitu perubahan keras lembutnya suara dalam sebuah musik.
Bunyi harus memiliki timbre atau warna bunyi. Timbre adalah ciri khas suara yang membedakan satu sumber bunyi dengan sumber bunyi lainnya.
Timbre dipengaruhi oleh bentuk, bahan, dan cara menggetarkan sumber bunyi. Timbre menentukan warna suara dalam sebuah musik.
Baca juga: Cabang Seni yang Harus Diketahui
Dengan memahami pengertian bunyi dalam seni musik, siswa dapat lebih mudah mengenali dan mengapresiasi berbagai jenis musik yang ada di sekitarnya. Siswa juga dapat lebih kreatif dalam menciptakan musik sendiri. (WWN)
