Pengertian, Cara Kerja, dan Fungsi Spektrofotometer

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Untuk mengetahui sebuah senyawa secara jelas dan terperinci, maka perlu menggunakan sebuah alat khusus. Salah satu alat yang sering digunakan dalam bidang kimia adalah spektrofotometer. Sebenarnya, apa yang dimaksud hingga fungsi spektrofotometer.
Baca Juga: Inilah Perbedaan Jangka Sorong dan Milimeter Sekrup
Pengertian, Cara Kerja, dan Fungsi Spektrofotometer
Menurut Elliwati Hasibuan, S.Si., M.Si. dalam tulisannya berjudul Pengenalan Spektrofotometri Pada Mahasiswa Yang Melakukan Penelitian di Laboratorium Terpadu Fakultas Kedokteran USU (2015: 10), spektrofotometer merupakan alat yang terdiri dari spektometer dan fotometer. Spektometer merupakan alat yang menghasilkan sinar dari spektrum dan panjang gelombang tertentu. Sedangkan fotometer adalah alat pengukur intensitas cahaya yang ditransmisikan. Singkatnya, spektrofotometer adalah alat untuk mengukur energi yang ditransmisikan dari panjang gelombang.
Di dalam spektrofotometer, terdapat 4 bagian utama, yakni:
Sumber Cahaya
Sumber cahaya dalam spektrofotometer berupa ultra violet dan inframerah dengan radiasi yang stabil dan intensitas tinggi.
Monokromator
Momokromator adalah alat yang berfungsi untuk menggerakkan cahaya polikromatis menjadi beberapa komponen panjang gelombang tertentu (monokromatis) yang berbeda.
Detektor
Peranan detektor adalah memberikan respons terhadap cahaya pada berbagai panjang gelombang. Detector akan mengubah cahaya menjadi sinyal listrik yang selanjutnya akan ditampilkan oleh penampil data.
Cuvet
Cuvet adalah suatu alat yang digunakan sebagai tempat cuplikan yang akan dianalisis. Cuvet sendiri bisa terbuat dari kwarsa, plexigalass, kaca, hingga plastik. Meski begitu, semua kuvet dapat dipakai apabila pengukuran di daerah sinar terlihat.
Fungsi Spektrofotometri dalam Ilmu Kimia
Spektrofotometri digunakan untuk mengukur transmitan atau absorbans suatu sampel sebagai fungsi panjang gelombang. Tiap media akan menyerap cahaya pada panjang gelombang tertentu tergantung pada senyawa atau warna terbentuk. Nilai absorbansi dari cahaya yang diserap sebanding dengan konsentrasi larutan di dalam kuvet.
Kelebihan dari spektrofotometri adalah hasil yang diperoleh cukup akurat. Selain itu, angka yang terbaca langsung dicatat oleh detektor dan tercetak dalam bentuk angka digital.
Cara Kerja Spektrofotometri
Cara kerja dari spektrofotometri yakni:
Pastikan sumber cahaya berfungsi dengan baik dengan cara menggunakan lampu natrium sebagai sumbernya.
Arahan spektrometer tepat di hadapan sumber cahaya.
Kalibrasi spetrometer dan catatat sudut saat bagian teleskop dan lensa kolimator berada di sumbu yang sama.
Siapkan dan letakkan cermin prisma yang akan diukur biasannya.
Geser teleskop hingga tampak garis-garis spektrum di setiap panjang gelombang.
Cari sudut depresi yang muncul saat spektrum cahaya terlihat secara jelas.
Hitung indeks bias cermin prisma dan panjang gelombangnya.
Itulah dia penjelasan tentang spektrofotometri sebagai alat yang banyak digunakan di bidang kimia. Dengan adanya alat yang satu ini sangat memudahkan, terutama bagi siswa dan mahasiswa dalam mengetahui sebuah senyawa secara terperinci.(MZM)
