Konten dari Pengguna

Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Kalimat Fiksi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian, ciri-ciri, dan contoh kalimat fiksi. Foto: Unsplash/Sophie Elvis
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian, ciri-ciri, dan contoh kalimat fiksi. Foto: Unsplash/Sophie Elvis

Tulisan atau kalimat fiksi menjadi salah satu genre yang cukup populer di kalangan pembaca. Sebab, kalimat fiksi adalah tulisan yang bersifat imajinatif. Inilah yang membuat para pembaca terhibur dan bisa mengembangkan fantasi.

Untuk mengetahuinya, tentunya perlu mengetahui pengertian dan ciri-cirinya. Sehingga, pembaca tidak kebingungan dalam membedakan kalimat fiksi dan nonfiksi.

Pengertian Fiksi

Ilustrasi pengertian kalimat fiksi. Foto: Unsplash/Tuyen Vo

Kata fiksi berasal dari fiction yang berarti rekaan, khayalan, tidak berdasarkan kenyataan, atau dapat juga berarti sesuatu pernyataan yang hanya berdasarkan khayalan atau pikiran semata.

Sedangkan menurut Burhan Nurgiyantoro dalam bukunya Teori Pengkajian Fiksi (2018: 3), pengertian dari fiksi adalah menceritakan berbagai masalah kehidupan manusia dalam interaksinya dalam lingkungan dan sesama, interaksinya dengan diri sendiri, serta interaksinya dengan Tuhan.

Fiksi merupakan hasil dialog, kontemplasi dan reaksi pengarang terhadap lingkungan dan kehidupan.

Sebagai karya fiksi, pemaparan suatu peristiwa atau seseorang tersebut seolah-olah terjadi atau pun seolah benar-benar ada dan telah pernah ada. Padahal pemaparan tersebut tidak pernah ada, dan ia hanya berada dalam khayalan dan pikiran pengarang semata.

Inilah yang membuat karya fiksi menjadi sebuah teknik memanipulasi pembaca agar percaya bahwa yang dikemukakan benar-benar ada. Selain itu, fiksi bertujuan untuk hiburan pembacanya.

Ciri-Ciri Fiksi

Karya fiksi sendiri memiliki beberapa ciri-ciri sebagai berikut:

  • Fiksi bersifat rekaan atau imajinasi dari pengarangnya.

  • Kebenaran yang relatif atau tidak mutlak.

  • Umumnya fiksi menggunakan bahasa yang bersifat konotatif atau tidak sebenarnya yang berkaitan dengan nilai rasa.

  • Karya fiksi tidak memiliki sistematika yang baku.

  • Umumnya karya fiksi menyasar emosi atau perasaan pembaca, bukan dengan logika.

  • Memiliki pesan moral atau amanat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Kalimat Fiksi

Ilustrasi contoh kalimat fiksi. Foto: Unsplash/Prophsee Journals

Untuk lebih memahaminya, contoh dari kalimat fiksi yakni:

  • Di luasnya alam semesta ini, kita hanya seperti butiran debu yang saling berterbangan.

  • Dia melihat ke arahku dengan tatapan yang penuh arti. Membuat hati ini berdebar kencang.

  • Di tengah kegelapan malam, suasana semakin mencekam dengan semilir angin membuat bulu kuduk berdiri.

  • Ketika aku berada di sisinya, serasa seperti berada di surga.

Baca Juga: Pengertian dan Contoh Karangan Non Fiksi beserta Ciri-cirinya

Kalimat fiksi adalah karangan yang bersifat imajinatif. Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat dan dapat membantu dalam membuat karya. (MZM)