Konten dari Pengguna

Pengertian, Ciri-Ciri dan Contoh Pasar Monopolistik dalam Ekonomi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Pasar Monopolistik, sumber www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Pasar Monopolistik, sumber www.unsplash.com

Dalam istilah ekonomi, pasar adalah tempat bertemunya permintaan dan penawaran. Pasar Monopolistik merupakan salah satu jenis dari Pasar Persaingan Tidak Sempurna (Imperfect Competition Market). Ketahui pengertian, ciri-ciri, dan contoh Pasar Monopolistik dalam pembahasan ekonomi berikut ini.

Pengertian Pasar Persaingan Tidak Sempurna terdapat dalam buku Ekonomi & Akuntansi: Mengasah Kemampuan Ekonomi yang disusun oleh Bambang Widjajanta, Aristanti Widyaningsih (2007:66). Dijelaskan dari buku tersebut, Pasar Persaingan Tidak Sempurna adalah jika ada perusahaan (penjual) maupun konsumen (pembeli) yang secara individual memengaruhi harga yang ada di pasar.

Pengertian dan Contoh Pasar Monopolistik

Pengeetian dan Contoh Pasar Monopolistik Sumber www.unsplash.com

Pasar Monopolistik merupakan bentuk pasar paling umum yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Bentuk Pasar Monopolistik terletak di antara Pasar Persaingan Sempurna dan Pasar Monopoli. Untuk lebih jelas dalam memahami materi tersebut, akan dijelaskan mengenai pengertian dan contoh Pasar Monopolistik.

Pasar Monopolistik terbentuk karena adanya diferensiasi produk yang telah mendorong perusahaan atau penjual melakukan persaingan nonharga (non price competition) melalui iklan, diskon, dan hadiah-hadiah. Berbeda dengan jenis Pasar Sempurna, dalam Pasar Monopolistik produsen suatu produk justru menjadi penting bagi konsumen.

Contoh Pasar Monopolistik adalah ketika perusahaan sabun merek Hary yang tidak saja meluncurkan sabun mandi batangan, namun juga memproduksi sabun cair dan sabun bayi. Hal tersebut membuat konsumen menjadi loyal dan selalu memakai sabun mandi merek Hary, serta tidak mau memakai sabun mandi dari perusahaan lain. Dalam hal ini terlihat bahwa perusahaan sabun mandi merek Hary memiliki daya monopoli, meskipun terbatas.

Ciri-Ciri Pasar Monopolistik

Ciri-Ciri dan Contoh Pasar Monopolistik Sumber www.unsplash.com

Dari ulasan diatas dapat dilihat bahwa Pasar Persaingan Monopolistik memiliki ciri-ciri sebagai berikut,

  1. Jumlah penjual dan pembeli pada Pasar Persaingan Monopolistik cukup banyak, tapi tidak sebanyak pada seperti pada Pasar Persaingan Sempurna.

  2. Produk yang diperjualbelikan merupakan produk yang terdiferensiasi dan bukan berupa produk yang identik.

  3. Penjual bebas keluar dan masuk ke pasar.

  4. Perusahaan lebih terdorong untuk melakukan persaingan nonharga (non price competition), misalnya melalui iklan untuk membangun kepercayaan konsumen terhadap perusahaan.

Demikian pengertian, ciri-ciri, dan contoh Pasar Monopolistik yang ada dalam Pasar Persaingan Tidak Sempurna. Pasar Monopolistik mengadopsi dua anggapan yang ekstrim dan sulit, yaitu barang yang diperjualbelikan homogen, dan adanya kenyataan bahwa minimnya terjadi monopoli.(DK)