Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Pidato untuk Menyampaikan Sebuah Pendapat

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pidato merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menyampaikan berbagai hal untuk tujuan tertentu di depan banyak orang. Untuk melaksanakan sebuah pidato, terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan. Oleh karena itu, penjelasan tentang pidato merupakan hal yang sangat penting.
Dengan pidato yang baik, orang akan lebih mendengarkan materi yang disampaikan. Selain itu, pidato tersebut membuat orang terpengaruhi akan apa yang disampaikan.
Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Pidato untuk Menyampaikan Sebuah Pendapat
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pidato adalah pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak atau wacana yang disiapkan untuk diucapkan di depan khalayak.
Sedangkan dikutip dari buku Bilingual Thematic Speech (BTS) Pidato Bahasa Arab dan Bahasa Inggris oleh Ummul Faida, M.Pd dan Deasy Asdini, S.Pd (2022: 11), pidato adalah sebuah seni berbicara di depan umum untuk meyakinkan dan mencengangkan orang secara langsung.
Ciri-Ciri Pidato
Ciri-ciri dari sebuah pidato di antaranya adalah:
Menciptakan suasana yang efektif dengan pendengar.
Penyampaian pidato dengan artikulasi, intonasi, dan volume yang jelas.
Pidato harus mempunyai tujuan yang jelas.
Menyampaikan pidato sesuai dengan para orang yang datang.
Isi dari teks pidato harus mengandung kebenaran.
Menarik perhatian dan minat orang-orang yang datang.
Contoh Pidato
Adapun contoh pidato yang bisa menarik perhatian orang yakni:
Peringatan Hari Kartini
Assalamualaikum wr. wb.
Pada kesempatan kali ini, marilah kita bersama-sama panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. Karena berkah rahmat dan hidah-Nya, kita semua dapat berkumpul dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Hadirin yang berbagahia,
Pada hari ini, tepatnya tanggal 21 April, segenap bangsa Indonesia tengah memperingati hari yang bersejarah bagi kaum wanita Indonesia, hari kelahiran tokoh emansipasi Indonesia, yaitu Raden Ajeng Kartini atau lebih dikenal dengan Ibu Kartini. Ia adalah sosok pahlawan yang sangat berjasa bagi kaum wanita Indonesia.
Pada zaman dahulu, kaum wanita memiliki derajat yang rendah dibandingkan kaum laki-laki. Wanita dipandang sebagai kaum yang lemah dan juga dianggap sebagai pelayan kaum laki-laki. Oleh sebab itu, mereka selalu tertindas dan sering kali tidak pernah mendapatkan hak-haknya. Melihat kenyataan ini, R.A. Kartini merasa iba. Hatinya tergugah untuk melakukan sesuatu dan menyelamatkan kaumnya dari ketidakadilan ini.
Atas dasar motivasi tersebut, maka ia bersama teman-temannya mendirikan sebuah sekolah bagi wanita yang pertama di Indonesia. Kartini bersama teman-temannya mengajarkan ilmu-ilmu yang bermanfaat, seperti berhitung, membaca, dan masih banyak lagi.
Atas perjuangannya tersebut, perlahan-lahan derajat kaum wanita naik dan mulai setara dengan kaum laki-laki. Saat ini wanita bisa menjadi seperti kaum laki-laki.
Hadirin yang saya hormati.
Demikianlah sedikit sambutan kami dalam memperingati Hari Kartini. Terima kasih atas perhatiannya, dan apabila ada kesalahan kata dan ucapan dalam menyampaikan pidato ini, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Wassalamualaikum wr. wb.
Nah, itulah penjelasan singkat tentang pengertian, ciri-ciri, dan contoh pidato. Semoga dengan penjelasan di atas dapat memberikan gambaran dalam membuat pidato yang menarik perhatian orang-orang yang hadir.(MZM)
