Konten dari Pengguna

Pengertian, Ciri-Ciri, dan Struktur Teks Cerkak Bahasa Jawa

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://pixabay.com/users/pexels-2286921/ - teks cerkak bahasa jawa
zoom-in-whitePerbesar
https://pixabay.com/users/pexels-2286921/ - teks cerkak bahasa jawa

Teks cerkak bahasa Jawa salah satu hasil karya tulis dalam genre sastra Jawa modern. Cerkak adalah singkatan dari cerita cekak atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai cerita pendek.

Teks cerkak sebagai sebuah cerpen tentunya hadir dengan lebih padat, sehingga mudah dipahami dan mudah dibaca, dalam waktu singkat pembaca dapat memahami cerpen secara menyeluruh. Hal ini sangat menguntungkan bagi pembaca dan juga penulis cerpen.

Pengertian Teks Cerkak Bahasa Jawa

Melansir dari buku Pembelajaran Bahasa Jawa di Sekolah Dasar, Endang Sri Maruti, S. Pd, M. Pd, Teks cerkak bahasa Jawa bisa diartikan sebagai sebuah cerita pendek bahasa jawa yang ceritanya ringkas, sederhana, dan tidak membutuhkan waktu lama untuk membacanya.

Dengan kata lain, pengertian cerkak adalah versi bahasa Jawa dari cerpen.

Ciri-Ciri Teks Cerkak (Titikane Cerkak)

Cerkak bahasa Jawa memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Ceritanya pendek atau ringkas

  • Jumlah tokohnya sedikit

  • Fiktif atau tidak nyata

  • Permasalahan yang diceritakan hanya satu

  • Tokoh yang diceritakan tidak sampai berubah nasibnya

  • Cerita yang ditulis kurang dari 10.000 kata

https://pixabay.com/users/darkmoon_art-1664300/

Struktur Cerkak

1. Eksposisi

Eksposisi dalam cerkak adalah bagian yang mengenalkan tokoh utama, latar, serta situasi dalam cerita.

2. Komplikasi

Komplikasi adalah bagian dalam cerkak yang menceritakan kejadian yang mulai memicu terjadinya konflik.

3. Krisis

Krisis adalah bagian yang menceritakan langkah apa yang ingin dilakukan oleh sang tokoh utama agar bisa menyelesaikan permasalahan yang ada.

4. Klimaks

Klimaks adalah bagian yang banyak menceritakan aksi utama dan penting dari tokoh dalam cerkak untuk menyelesaikan konflik yang ada.

5. Penyelesaian

Penyelesaian adalah bagian pada cerkak di mana konflik sudah selesai atau masalah sudah dipecahkan.

Unsur Intrinsik Cerkak

  • Tema: ide pokok atau gagasan utama dalam cerkak (underane prakara ing cerkak).

  • Tokoh (Paraga): pelaku yang ada di dalam cerita (pelaku kang mbangun cerita ing cerkak).

  • Penokohan (Watak): ciri-ciri atau karakter dari masing-masing tokoh dalam cerita (tandha-tandha fisik lan non-fisik sing diduweni paraga).

  • Latar: tempat dan waktu terjadinya cerita (papan lan wektu kedadeane cerita).

  • Alur: urutan kejadian peristiwa di dalam cerita mulai dari awal sampai akhir (urut-urutane cerita saka awit nganti pungkasan).

  • Gaya Bahasa (Basa): gaya bahasa yang digunakan oleh pengarang dalam membuat cerkak (basa kang digunakake pengarang kanggo nulis cerkak).

  • Sudut Pandang: cara pengarang menempatkan dirinya di dalam cerita (carane pengarang mapanake dheweke ing njero cerita).

  • Amanat: pesan atau nasihat yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca cerita tersebut (piweling kang diwenehake pengarang marang wong sing maca cerita).

Unsur Ekstrinsik Cerkak

Unsur ekstrinsik cerkak adalah unsur yang ada di luar karya sastra, namun secara tidak langsung dapat mempengaruhi bagaimana karya itu dibuat.

Unsur ekstrinsik cerkak di antaranya adalah:

  • Agama, budaya, politik, pendidikan, dan ekonomi

  • Latar belakang kehidupan si pengarang

  • Situasi atau kondisi masyarakat ketika cerkak sedang dibuat

Sesuai dengan kepribadian masyarakat pendukungnya, teks cerkak bahasa Jawa umumnya memiliki nilai estetika, etika, edukasi, dan moral yang tinggi. Nilai-nilai inilah yang diangkat menjadi tema oleh pengarangnya. (DNR)