Konten dari Pengguna

Pengertian, Ciri-ciri, dan Struktur Teks Hikayat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Struktur Teks Hikayat, Foto: Flickr/Rachel
zoom-in-whitePerbesar
Struktur Teks Hikayat, Foto: Flickr/Rachel

Diperkaya kebudayaan yang beragam, ada banyak teks hasil karya sastra Indonesia yang bisa dinikmati, salah satunya hikayat dengan struktur teks hikayat yang benar.

Pengertian Teks Hikayat

Berdasarkan buku Sastra Indonesia Untuk Siswa Madrasah Aliyah (MA), Cikawati, (2020:53), pengertian teks hikayat adalah cerita rakyat yang disajikan di dalam bahasa Melayu dan umumnya mengisahkan tentang kepahlawanan atau keagungan.

Ciri-ciri Teks Hikayat

Ciri-ciri Teks Hikayat, Foto: Unsplash/Jaredd Craig

Teks hikayat dapat dikenali dari ciri-ciri berikut ini:

  • Istana Sentris

Ciri utama dari hikayat adalah cerita yang berbasis istana sentris, karena mengisahkan tokoh istana dan kepahlawanan. Untuk menulis suatu hikayat, seorang penulis memerlukan daya imajinasi yang tinggi.

  • Penggunaan Bahasa

Ciri lain yang tak kalah penting adalah bahasa. Lahir sejak masa kerajaan, maka hikayat disajikan dengan bahasa Melayu lama.

  • Anonim

Hikayat umumnya didengar dari mulut ke mulut. Semakin tersebar luas, maka semakin sulit, bahkan tidak mungkin pula untuk mengetahui siapa yang mencetuskan suatu hikayat.

  • Terkadang Mengambil Peristiwa Bersejarah

Meski dapat ditulis secara imajinatif, tetapi kamu juga harus menuliskan hikayat berdasarkan referensi dari peristiwa bersejarah yang pernah terjadi.

  • Kemustahilan

Entah disadari pembaca atau tidak, hikayat menggunakan konsep yang tidak mungkin (pralogis atau mustahil) diterima logika manusia.

Struktur Teks Hikayat

Ada 6 unsur yang harus diperhatikan saat menyusun suatu teks hikayat, yakni:

  • Abstraksi

Abstraksi di dalam hikayat adalah inti dari hikayat yang akan ditulis. Sebagai hikayat, maka bentuk abstraksinya berupa rangkaian singkat dari peristiwa yang diceritakan. Namun, bagian ini bersifat opsional, sehingga hanya digunakan jika dianggap perlu.

  • Orientasi

Orientasi adalah pengenalan terhadap semua aspek dari suatu hikayat, mulai dari aspek waktu, tempat, hingga suasana, yang mempengaruhi penulisan hikayat tersebut.

  • Komplikasi

Komplikasi adalah urutan kejadian yang menghubungkan sebab dan akibat, sehingga bisa disebut sebagai puncak masalah.

  • Evaluasi

Usai bagian konflik tertuang secara menyeluruh, maka penulis akan menyampaikan jalan keluar atau penyelesaian, yang disebut dengan bagian evaluasi.

  • Resolusi

Bagian resolusi menawarkan solusi terhadap permasalahan, yang kemudian akan mengarahkannya kepada koda.

  • Koda

Koda berisi amanat dan pesan moral yang ingin disampaikan penulis hikayat.

Contoh Hikayat

Ada banyak hikayat dalam maupun luar negeri yang bisa kamu nikmati, antara lain:

Hikayat Jawa: Hikayat Panji Semirang, Hikayat Indera Jaya, dan Hikayat Cekel Weneng Pati.

Hikayat Melayu: Hikayat Hang Tuah dan Hikayat si Miskin, yang sama-sama kaya akan unsur islami.

Hikayat India atau Hikayat Hindu: Hikayat Sri Rama, Hikayat Perang Pandhawa, Hikayat Sang Boma, dan Hikayat Bayan Budiman.

Dari beberapa contoh hikayat di atas, manakah yang paling kamu sukai? Apakah hikayat tersebut cukup menginspirasi kamu untuk menulis hikayat serupa? (BRP)